Senin, 18 Mei 2026

Penyerangan Anggota Brimob

Diserang di Kwamki Narama Mimika: 1 Brimob Terluka, Puluhan Anak Panah Disita

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengatakan korban diserang saat menempuh perjalanan menuju Mile 32.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Diserang di Kwamki Narama Mimika: 1 Brimob Terluka, Puluhan Anak Panah Disita
Tribunnews.com
PENYERANGAN BRIMOB- Foto Ilustrasi-TribunTimur 

 

Ringkasan Berita:
  • Seorang personel Brimob, Bharatu ZAR, terluka akibat tertancap anak panah saat melintas di jalan poros Kwamki Narama, Timika, Jumat (26/12/2025). 
  • Korban diserang sekelompok orang tak dikenal hingga mengenai rusuk kanan dan kini menjalani perawatan di RSUD Mimika
  • Polisi bergerak cepat meringkus empat terduga pelaku (TM, YM, HM, OM) serta menyita 33 anak panah sebagai barang bukti pemeriksaan.

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA-  Aksi penyerangan brutal  orang tak dikenal (OTK) di jalan poros baru Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, mengakibatkan seorang personel Brimob luka tancap anak panah.

Peristiwa penyerangan terhadap Bharatu ZAR tersebut terjadi saat korban melintas menggunakan sepeda motor pada Jumat (26/12/2025) dini hari.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengatakan korban diserang saat menempuh perjalanan menuju Mile 32.

Tiba-tiba sekelompok OTK menghadang dan melesatkan anak panah tradisional hingga mengenai rusuk bagian kanan korban.

"Korban dalam kondisi terluka langsung memutar balik motornya menuju Pos Cek Point 28 untuk mencari pertolongan darurat," kata Hempy.

Baca juga: Yahukimo Berduka: Serangan Brutal KKB Saat Natal di Dekai Tewaskan Satu Warga Sipil, 1 Terluka

Lanjut Hempy, seorang warga yang melintas kemudian membantu mengevakuasi korban ke RSUD Mimika guna mendapatkan tindakan medis intensif.

Tim Intel Brimob Batalyon B Pelopor yang mendapatkan informasi tersebut bergerak cepat ke lokasi kejadian.

"Mereka (Tim Intel Brimob) berhasil menangkap empat orang terduga pelaku," terang Hempy.

Empat pria terduga pelaku berinisial TM, YM, HM, dan OM kini menjalani pemeriksaan di Mapolres Mimika.

Baca juga: Pesan Damai dari Pulau Terluar Papua: Kepala Kampung Liki Sarmi Ajak Warga Jaga Persatuan

Polisi juga menyita barang bukti berupa tiga buah busur serta 33 pucuk anak panah dari tangan para terduga pelaku.

"Kasus penyerangan ini sedang ditangani Reskrim untuk mendalami motif di balik penyerangan terhadap korban," beber Hempy.

Polis mengimbau masyarakat untuk tidak melintasi jalur sepi pada malam hari guna menghindari potensi tindak kriminalitas.

"Kami (Polres Mimika) berkomitmen menindak tegas seluruh oknum yang mencoba mengganggu stabilitas keamanan di wilayah hukum kami," tegas Hempy. (*).

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved