Info Mimika
Kormi Mimika Hadirkan Car Free Day ke Tingkat Distrik
Sekretaris Umum Kormi Mimika Yahya Nusa menjelaskan bahwa program ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Mimika Johannes Rettob.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/10-Januari-2026-CFDDDDD.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kormi Mimika meluncurkan program "Kormi Goes to Distrik" mulai 2026 untuk memeratakan kegiatan Car Free Day hingga ke pelosok kampung.
- Program ini akan bergilir di wilayah seperti Mapurujaya dan Kuala Kencana.
- Tujuannya meningkatkan kesehatan warga dan menghidupkan UMKM lokal di setiap distrik.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Mimika mencanangkan program unggulan bertajuk “Kormi Goes to Distrik” untuk 2026.
Olahraga masyarakat kini bersiap menyentuh lapisan akar rumput melalui skema pemerataan akses fasilitas publik.
Sekretaris Umum Kormi Mimika Yahya Nusa menjelaskan bahwa program ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Mimika Johannes Rettob.
Kebijakan tersebut bertujuan agar pelaksanaan Car Free Day (CFD) tidak hanya menjadi monopoli masyarakat di wilayah pusat kota saja.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Mimika Makin Berkilau: Tembus Rp2,5 Juta per Gram, Waktunya Investasi!
Kormi telah menyusun rencana untuk menggelar CFD secara bergiliran pada distrik yang memiliki akses jangkauan yang strategis.
Beberapa wilayah seperti Distrik Mapurujaya dan Distrik Kuala Kencana menjadi target awal dalam pelaksanaan kegiatan secara maraton tersebut.
"Pelaksanaannya nanti akan bergilir dari satu distrik ke distrik lainnya agar merata," ujar Yahya di sela-sela CFD, yang dipusatkan di sepanjang Jalan Cenderawasih, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (10/1/2026).
Pemkab Mimika daerah berharap masyarakat di tingkat kampung dapat merasakan langsung manfaat kesehatan dan hiburan dari aktivitas hari bebas kendaraan.
Baca juga: Car Free Day Kembali Dibuka Setelah Libur Nataru, Ratusan Warga Padati Jalan Cenderawasih
Yahya menegaskan bahwa prioritas kunjungan adalah wilayah distrik yang masih berada dalam jangkauan transportasi dari area perkotaan Mimika.
"Kami (Kormi) akan terus melakukan sosialisasi masif agar warga distrik siap menyambut kehadiran program olahraga rekreasi ini," tegasnya.
Sektor ekonomi mikro juga menjadi perhatian utama melalui keterlibatan para pelaku UMKM lokal pada setiap titik lokasi CFD.
Kehadiran pedagang kecil diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat di distrik selama kegiatan berlangsung.
"Nantinya kami juga akan mengajak pelaku UMKM untuk bersama-sama terlibat di distrik-distrik tersebut," imbuh Yahya.
Baca juga: Disdukcapil Tuntaskan Puluhan Ribu KTP Selama Tahun 2025
Program ini dirancang sebagai wadah pemersatu masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, ras, maupun agama melalui aktivitas fisik.
Kormi optimis bahwa hidup sehat akan menjadi budaya baru yang meresap hingga ke pelosok kampung di wilayah Mimika.
"Kami berharap semua masyarakat bergabung karena tujuannya hanya satu, yaitu untuk hidup sehat," pungkas Yahya. (*)
| Realisasi APBD Mimika Baru Capai 11, 38 Persen, BPKAD Sebut Belanja Modal Masih Tahap Pelelangan |
|
|---|
| Wabup Kemong Dorong Kepala OPD Mimika Tindak Tegas ASN Malas |
|
|---|
| DAD Mimika Ajak Pemuda Muslim Jaga Persatuan dan Nilai Adat Papua |
|
|---|
| Tokoh Pemuda Tembagapura Ini Ungkap Jeritan Pendulang Tradisional Pasca Penindakan di Kali Kabur |
|
|---|
| Ratusan Kilogram Kepiting Bakau Asal Timika Tembus Pasar Malaysia |
|
|---|