Selasa, 19 Mei 2026

Kabupaten Mimika

Angin Kencang 34,6 Knot Landa Mimika Tadi Malam, Ini Penjelasan BMKG

"Pada musim baratan, angin dari arah barat memang cenderung lebih kencang karena tidak ada penghambat dari angin timuran

Tayang:
zoom-inlihat foto Angin Kencang 34,6 Knot Landa Mimika Tadi Malam, Ini Penjelasan BMKG
Tribunnews.com/Feronike Rumere
Forecaster BMKG, William Titahena saat diawancarai soal angin kencang tadi malam di Kantor BMKG, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (14/1/2026). 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan penyebab terjadinya angin kencang melanda wilayah Mimika dan sekitarnya pada Selasa (13/1/2026) malam sekitar pukul 23:00 WIT.

Forecaster BMKG, William Titahena menjelaskan, angin kencang tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 hingga 00.00 WIT dengan kecepatan maksimum mencapai 34,6 knot atau sekitar 70 kilometer per jam.

Baca juga: Lanal Timika Tangkap Tiga Pelaku Pengedar Sabu di Pelabuhan Perikanan Pomako

"Kecepatan angin semalam mencapai 34,6 knot ini sudah tergolong sangat berbahaya. Normalnya angin di bawah 10 knot, sementara 10 knot ke atas sudah dikategorikan angin kencang," kata William saat ditemui di Kantor BMKG Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (14/1/2026). 

Ia menjelaskan, terdapat dua faktor utama penyebab angin kencang tersebut. Faktor pertama yakni pengaruh musim baratan saat ini sedang berlangsung, sehingga angin barat lebih dominan dan bergerak cukup kuat menuju wilayah Papua, termasuk Mimika.

"Pada musim baratan, angin dari arah barat memang cenderung lebih kencang karena tidak ada penghambat dari angin timuran sedang melemah," ujarnya.

Faktor kedua adalah adanya pusat tekanan rendah atau sirkulasi siklonik di wilayah Papua dan sekitarnya.

Secara prinsip, angin bergerak dari wilayah bertekanan tinggi ke wilayah bertekanan rendah, sehingga massa udara tertarik menuju pusat tekanan rendah tersebut.

Baca juga: Perahu Ketinting Berpenumpang 7 Orang Tenggelam di Perairan Muara Kali Asue Asmat

"Tekanan rendah ini baru teramati muncul semalam dan bisa bertahan hingga sekitar satu minggu. Selama masih aktif, potensi angin kencang seperti yang terjadi semalam masih bisa terulang," jelas William.

BMKG memprakirakan angin kencang masih berpotensi terjadi dalam sepekan ke depan, terutama pada sore hingga malam hari.

Jika pusat tekanan rendah melemah atau menghilang, maka kecepatan angin diperkirakan menurun, meski angin baratan tetap bertiup.

Baca juga: Kopi Paniai Hadir di FesMed 2026, KoPuaz Tantang Jurnalis Papua Telisik Kisah Petani Hulu-Hilir

Selain angin kencang, potensi hujan diperkirakan hanya bersifat ringan dan singkat atau hujan tipe shower.

 "Awan hujan cepat terdorong oleh angin sehingga hujannya tidak berlangsung lama, namun anginnya tetap kencang," tambahnya.

BMKG juga mengimbau masyarakat Mimika agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya di sore dan malam hari.

Baca juga: Cuaca Mimika Hari Ini Diprediksi Labil, 15 Distrik Berawan, 3 Daerah Hujan Ringan

Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, mewaspadai bangunan yang tidak kokoh, serta memastikan keselamatan diri saat terjadi angin kencang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved