Info Mimika
Belajar dari Kwamki Narama, Fransiskus Kemong Sebut Dialog dan Keamanan Kunci Kemajuan Mimika
Menurutnya, pemulihan situasi di wilayah tersebut membuktikan bahwa pendekatan dialogis mampu meredam ketegangan secara permanen.

Ringkasan Berita:
- Tokoh Pemuda Amungme, Fransiskus Kemong, menegaskan pembangunan di Mimika mustahil berjalan optimal tanpa jaminan keamanan dari Polri.
- Belajar dari konflik Kwamki Narama, ia menyebut dialog dan stabilitas wilayah sebagai kunci untuk mempercepat proyek infrastruktur.
- Fransiskus mengajak warga menolak provokasi agar pembangunan dapat menyentuh masyarakat dari pesisir hingga pegunungan.
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Tokoh intelektual sekaligus tokoh pemuda Suku Amungme, Fransiskus Kemong, menegaskan bahwa jaminan keamanan merupakan prasyarat mutlak agar roda pembangunan di Kabupaten Mimika dapat bergerak maksimal.
Ia menyatakan dukungan penuh terhadap tugas Polri dalam menjaga stabilitas wilayah demi memastikan proyek pemerintah tidak terhambat gangguan sosial.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa iklim pembangunan yang sehat hanya lahir dari situasi masyarakat yang kondusif dan bebas dari ancaman konflik horizontal.
Fransiskus menyoroti pengalaman penyelesaian konflik di Distrik Kwamki Narama sebagai bukti nyata efektivitas kolaborasi aparat dan warga.
Baca juga: Terancam Punah Massal, LP3BD Papua Pegunungan Desak Pemerintah Selamatkan 45 Bahasa Daerah
Menurutnya, pemulihan situasi di wilayah tersebut membuktikan bahwa pendekatan dialogis mampu meredam ketegangan secara permanen.
"Pengalaman ini menunjukkan bahwa ketika semua pihak bekerja sama, setiap permasalahan dapat diselesaikan secara damai," ujar Fransiskus melalui pesan tertulisnya, Selasa (27/1/2026).
Dukungan publik terhadap otoritas keamanan dianggap sebagai fondasi utama dalam memitigasi potensi provokasi yang merusak persatuan.
Fransiskus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk proaktif menjaga kedamaian di Tanah Papua tanpa rasa saling curiga.
Baca juga: Mulai Tahun Ini, Satpol PP Dogiyai Jadwalkan Patroli Rutin Tiga Kali Seminggu
Ia menilai bahwa partisipasi warga dalam menjaga ketertiban akan mempermudah tugas Polri dalam mengawal agenda pembangunan daerah.
“Amolongo Nimao Witimi Saipa, saya mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Mimika untuk mendukung upaya aparat keamanan menjaga kedamaian,” tuturnya.
Kondisi keamanan yang stabil diyakini akan mempercepat realisasi program infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Mimika.
Fransiskus menjelaskan bahwa pembangunan hanya bisa menyentuh daerah pegunungan dan pesisir jika situasi lapangan memberikan rasa aman bagi para pekerja.
Baca juga: BREAKING NEWS- Pesawat Smart Air PK-SNS Jatuh di Pantai Nabire Barat
Stabilitas ini sangat krusial agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat adat di kampung-kampung terpencil.
“Kedamaian adalah kunci utama pembangunan. Jika situasi aman dan kondusif, maka pembangunan dapat berjalan lancar dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” pungkas Fransiskus.
Melalui komitmen bersama ini, Kabupaten Mimika diharapkan tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Papua Tengah yang stabil bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)
| Realisasi APBD Mimika Baru Capai 11, 38 Persen, BPKAD Sebut Belanja Modal Masih Tahap Pelelangan |
|
|---|
| Wabup Kemong Dorong Kepala OPD Mimika Tindak Tegas ASN Malas |
|
|---|
| DAD Mimika Ajak Pemuda Muslim Jaga Persatuan dan Nilai Adat Papua |
|
|---|
| Tokoh Pemuda Tembagapura Ini Ungkap Jeritan Pendulang Tradisional Pasca Penindakan di Kali Kabur |
|
|---|
| Ratusan Kilogram Kepiting Bakau Asal Timika Tembus Pasar Malaysia |
|
|---|