Rabu, 20 Mei 2026

HUT ke 171 Pekabaran Injil

Momen HUT ke-171 Pekabaran Injil, GKI Imanuel Timika Serukan Pertobatan dan Keselamatan

“Injil Kristus yang memberitakan Yesus yang mati dan bangkit untuk keselamatan manusia harus menjadi pusat pelayanan

Tayang:
zoom-inlihat foto Momen HUT ke-171 Pekabaran Injil, GKI Imanuel Timika Serukan Pertobatan dan Keselamatan
Tribunnews.com/Feronike Rumere
IBADAH- ampak Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT ) Pekabaran Injil ke-171 di Tanah Papua, di GKI Imanuel Timika, Jalan Pisang, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (5/2/2026). 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-171 Pekabaran Injil di Tanah Papua, Kamis (5/2/2026).

Peringatan ini menjadi momentum bersejarah bagi seluruh jemaat Kristen di Tanah Papua untuk mengenang masuknya Injil pertama kali pada 5 Februari 1855 di Pantai Pulau Mansinam, Manokwari.

Baca juga: Jaga Marwah Paniai Aman, Jairus Zonggonau Ingatkan Warga Tak Terjebak Kabar Hoaks Menyesatkan

Injil dibawa oleh dua missionaris asal Jerman, Johann Gottlob Geissler dan Carl Wilhelm Ottow.

Pada saat menginjakkan kaki di tanah Papua, kedua missionaris tersebut berlutut dan berdoa kepada Tuhan seraya mengucapkan, “Dengan nama Tuhan kami menginjak tanah ini,” yang kemudian menjadi tonggak awal perubahan besar bagi masyarakat Papua.

Kedatangan Injil tidak hanya membawa ajaran Kekristenan, tetapi juga mendorong perubahan sosial yang signifikan.

Melalui pelayanan gereja, pendidikan mulai berkembang, nilai-nilai perdamaian ditanamkan, serta kehidupan masyarakat diarahkan pada penghargaan terhadap martabat manusia.

Momentum bersejarah ini diperingati setiap 5 Februari dan menjadi bagian dari identitas iman GKI di Tanah Papua, yang berpegang pada firman Tuhan dalam Efesus 5:8, “Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang.”

Baca juga: Jaga Marwah Paniai Aman, Jairus Zonggonau Ingatkan Warga Tak Terjebak Kabar Hoaks Menyesatkan

Peringatan HUT ke-171 Pekabaran Injil juga dilaksanakan oleh Jemaat GKI Imanuel Timika, Klasis Mimika, melalui ibadah syukur yang berlangsung di Gereja GKI Imanuel, Jalan Hasanudin Lorong Pisang, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Ibadah syukur tersebut dipimpin oleh Pendeta Julanda Olga Sopaheluakan, S.Ag., dengan tema besar “Pertobatan Mendatangkan Keselamatan.” Firman Tuhan diambil dari Kitab Yunus 3:1–10 tentang Pertobatan Niniwe.

Dalam khotbahnya, Pdt Olga menjelaskan bahwa Tuhan memberikan kesempatan kepada bangsa Niniwe yang hidup dalam kejahatan dan dosa untuk bertobat dan kembali ke jalan yang benar.

Baca juga: Pembangunan Gedung Gereja GKII Jemaat Laodikia Nabire Mendapat Dukungan Penuh Pemprov Papua Tengah

“Untuk memperoleh keselamatan, saudara harus bertobat dan meninggalkan yang jahat serta melakukan yang baik. Namun perbuatan baik tidak menyelamatkan, yang menyelamatkan adalah iman kepada Allah. Jika hari ini saudara mau selamat, datanglah kepada Yesus Kristus,” ujar Pdt Olga.

Ia juga menekankan makna 5 Februari, khususnya bagi umat Kristen pendatang di Tanah Papua, agar senantiasa bersyukur atas terbukanya Injil di tanah ini.

“Karena Injil telah diberitakan, kegelapan telah berlalu. Orang Papua tidak lagi hidup dalam kegelapan, sehingga kita semua dapat hidup dengan bebas di atas tanah ini,” jelasnya.

Baca juga: SMK Negeri 1 Paniai Terima Rp 785 Juta: Program Sekolah Gratis Meki Nawipa Ringankan Beban Orang Tua

Menurutnya, sebagai wujud syukur atas anugerah Tuhan melalui Injil, umat Kristen harus semakin rajin beribadah dan tidak melupakan saudara-saudara seiman, khususnya masyarakat asli Papua sebagai tuan di atas tanah ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved