Sabtu, 2 Mei 2026

Info Cuaca Mimika

Cuaca Ekstrem Intai Mimika, BMKG Ingatkan Bahaya Gelombang 2,5 Meter Selama Masa Pancaroba

Steven menyebut kondisi ini dipicu oleh peningkatan suhu pada pagi hingga siang hari yang menyebabkan penguapan tinggi.

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Cuaca Ekstrem Intai Mimika, BMKG Ingatkan Bahaya Gelombang 2,5 Meter Selama Masa Pancaroba
TribunPapuaTengah.com/Feronike Rumere
WASPADA PANCAROBA- Forecaster BMKG Mimika, Stevan, di Kantor BMKG, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Selasa (24/3/2026).  Foto: Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA – Memasuki pancaroba, kondisi cuaca di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada penghujung Maret 2026 diprakirakan cenderung berawan dan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, terutama terjadi pada sore sampai malam hari.

Baca juga: Waspada Hujan di 17 Distrik Mimika Hari Ini, BMKG Imbau Warga Antisipasi Cuaca Ekstrem

Forecaster BMKG Wilayah Mimika, Stevan, menjelaskan bahwa pola cuaca tersebut merupakan ciri khas masa peralihan atau pancaroba dari musim angin barat menuju musim berikutnya.

“Dalam sepekan ke depan, cuaca di Mimika masih didominasi hujan pada sore hingga malam hari. Intensitasnya bervariasi, dari ringan, sedang hingga lebat, dan sering disertai angin kencang serta petir,” ujarnya.saat ditemui di Kantor BMKG Mimika, Selasa (24/3/2026). 

Baca juga: Cuaca Mimika Hari Ini, BMKG: 11 Distrik Hujan Ringan Hingga Petir, 7 Daerah Berawan

Steven menyebut kondisi ini dipicu oleh peningkatan suhu pada pagi hingga siang hari yang menyebabkan penguapan tinggi.

Hal itu memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan lebat, petir, dan angin kencang pada sore hari.

Baca juga: Perkiraan Cuaca Kabupaten Mimika: 14 Distrik Cerah Berawan 

Selain itu, sambung Steven, angin baratan yang mulai melemah turut memengaruhi dinamika cuaca di wilayah tersebut.

“Memasuki masa peralihan, biasanya terjadi belokan angin. Ini yang memicu cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai angin kencang,” jelasnya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna perahu kecil, untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi di perairan Mimika.

Untuk wilayah laut lepas, tinggi gelombang diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

Baca juga: UPDATE CUACA Cuaca Mimika Hari Ini: Pagi Mendung, Seluruh Distrik Berpotensi Hujan Ringan

Sementara di wilayah dalam pelabuhan, gelombang relatif lebih rendah, berkisar antara 0,1 hingga 0,5 meter.

“Gelombang tinggi terjadi di luar perairan pelabuhan. Ini cukup berbahaya bagi perahu kecil, sehingga masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi cuaca sebelum melaut,” terang Steven.

Dalam beberapa hari terakhir, kata Stevan, telah terjadi insiden perahu terbalik akibat gelombang tinggi, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama di wilayah pesisir selatan Mimika.

Baca juga: Cuaca Mimika 17 Maret: Panas Terik Landa Kota Timika Pagi Hari, Hujan Ringan Merata di 17 Distrik

Dari sisi suhu, BMKG memprakirakan suhu udara berkisar antara 24 derajat Celsius pada malam hari hingga maksimum 33–34 derajat Celsius pada siang hari.

Stevan menambahkan bahwa Indonesia secara umum diprediksi akan memasuki musim kemarau mulai April hingga Agustus 2026.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved