Rabu, 29 April 2026

Wapres Gibran ke Papua Tengah

Momen Bersejarah Sentra Pendidikan Mimika Dikunjungi Wapres Gibran, Kepsek SMAN 5 Harap Atensi Pusat

Berharap kunjungan ini bisa menarik perhatian pemerintah pusat untuk segera merenovasi fasilitas sekolah yang telah berdiri sejak tahun 2010.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Momen Bersejarah Sentra Pendidikan Mimika Dikunjungi Wapres Gibran, Kepsek SMAN 5 Harap Atensi Pusat
TribunPapuaTengah.com/Feronike Rumere
KUNKER WAPRES - Kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka ke Sentra Pendidikan di Jalan Pria SP 5, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Selasa (21/4/2026). Foto: Tribun- PapuaTengah. com/Feronike Rumere. 

Ringkasan Berita:
  • Wapres Gibran Rakabuming mengukir sejarah sebagai pimpinan negara pertama yang mengunjungi Sentra Pendidikan Mimika sejak berdiri tahun 2010.
  • Kepala SMAN 5, Martinus Wenda, berharap momen ini memicu renovasi asrama dan penambahan ruang kelas yang kini overload. 
  • Sekolah yang menampung ratusan anak dari tujuh suku Papua ini membutuhkan perhatian pusat demi meningkatkan kualitas fasilitas belajar.

 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA - Kedatangan Wapres RI Gibran Rakabuming Raka di Sentra Pendidikan SP 5, Timika, Kabupaten Mimika, mengukir sejarah baru bagi dunia pendidikan di Provinsi Papua Tengah, Selasa (21/4).

Kepala SMA Negeri 5 Sentra Pendidikan, Martinus Wenda, menyampaikan rasa haru karena sekolahnya menjadi lembaga pendidikan pertama di Kabupaten Mimika yang dikunjungi orang nomor dua di Indonesia ini.

Baca juga: Sambangi Sentra Pendidikan SP 5 Mimika, Gibran Tinjau Fasilitas Asrama dan Bagikan Alat Tulis

Martinus menegaskan bahwa kedatangan Wapres RI ke 14 ini merupakan momen bahagia yang tidak pernah terbayangkan oleh seluruh warga sekolah sebelumnya.

"Ini hari spesial bagi kami karena Mas Gibran (Wapres RI) menjadi orang pertama yang datang langsung melihat kondisi sekolah, kelas, dan asrama kami," ujar Martinus.

Dalam kunjungan perdanannya ini, Gibran dan rombongan meninjau kawasan pendidikan yang menampung ratusan siswa dari tujuh suku asli Papua untuk tingkat SD hingga SMA.

Martinus pun berharap kunjungan ini bisa menarik perhatian pemerintah pusat untuk segera merenovasi fasilitas sekolah yang telah berdiri sejak tahun 2010.

Baca juga: Rencana Wapres Gibran Mampir di SMANSA Nabire, Rendang Sapi Mendadak Muncul di Menu Lauk MBG

Pasalnya, kondisi infrastruktur saat ini harus menampung beban kapasitas besar, termasuk 541 siswa SMA yang terbagi dalam 18 rombongan belajar.

"Keterbatasan ruang kelas yang kami miliki menjadi kendala utama karena kami hanya memiliki 14 ruangan untuk menunjang aktivitas belajar mengajar," aku Martinus.

Mewakili pihak sekolah, Martinus mengapresiasi dukungan Pemprov  Papua Tengah dan Pemkab  Mimika yang memfasilitasi kunjungan ini.

"Semoga mementum ini  menjadi titik balik perbaikan sarana asrama agar anak-anak asli Papua dapat menempuh pendidikan dengan fasilitas yang lebih layak," pungkas Martinus.

Baca juga: Hari Ini Wapres Gibran Tiba, Begini Suasana di Bandara Nabire 

Harapan juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun.

Antonius berharap kehadiran Wapres RI ini dapat membuka perhatian pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat terhadap kondisi Sentra Pendidikan di Kabupaten Mimika.

“Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Wapres Gibran yang telah mengunjungi Sentra Pendidikan. Kami berharap dengan kehadiran Pak Wapres menjadi perhatian baik dari kabupaten, provinsi, bahkan pemerintah pusat,” ujarnya.

Baca juga: Wapres Gibran Minta Percepat Hunian ASN Papua Tengah di Nabire Demi Efektivitas Pemerintahan DOB

Antonius menambahkan hingga saat ini pengelolaan Sentra Pendidikan masih berada di bawah pemerintah kabupaten, namun sarana dan prasarana yang tersedia dinilai belum memadai.

“Sentra Pendidikan ini dikelola oleh kabupaten, hanya sarana prasarana belum memadai dan pengelolaannya juga belum profesional,” ungkapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved