Selasa, 5 Mei 2026

YPMAK

Dinilai Sejalan Visi Pembangunan Daerah, Pemerintah Distrik Mimika Barat Jauh Dukung Program YPMAK

“Ini baru pertama kali, dan hasilnya cukup menjanjikan. Kedepan, kami berharap ada tambahan program lain seperti

Tayang:
zoom-inlihat foto Dinilai Sejalan Visi Pembangunan Daerah, Pemerintah Distrik Mimika Barat Jauh Dukung Program YPMAK
TribunPapuaTengah.com/Feronike Rumere
WAWANCARA- Sekretaris Distrik Mimika Barat Jauh, Benediktus Kareyau saat diwawancarai TribunPapuaTengah.com di Potowaiburu, Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Senin (4/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Sekretaris Distrik Mimika Barat Jauh, Benediktus Kareyau, menyatakan program Pokja dan Kampung Sehat
  • Program tersebut dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah serta mampu meningkatkan kesejahteraan warga.
  • Selain itu, program Kampung Sehat dianggap sangat penting bagi masyarakat di wilayah terpencil yang masih terbatas akses layanan kesehatan

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Sekretaris Distrik Mimika Barat Jauh, Benediktus Kareyau menyampaikan bahwa, program kelompok kerja (Pokja) dan kampung sehat Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amugme Kamoro (YPMAK) dijalankan di Kampung memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Menurutnya, programYPMAK selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) sejalan serta selaras dengan visi dan misi Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong dalam mendorong pembangunan dari kampung ke kota.

Baca juga: Kepala Kampung Boiya Apresiasi Program Kampung YPMAK, Harap Perhatian Pendidikan dan Kesehatan 

“Program ini sangat baik dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Apa yang dijalankan sejak tahun lalu sudah mulai terlihat hasilnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, masyarakat Kampung Potowaiburu  menyambut baik berbagai program yang masuk, termasuk program kerja (Pokja) YPMAK dan Kampung Sehat.

Pemerintah distrik pun mendukung penuh karena dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.

Selain itu, kata Benediktus, program pemberdayaan ekonomi melalui penanaman kopi juga mulai dikembangkan.

Saat ini, lahan sudah dibuka untuk penanaman kopi mencapai sekitar dua hektare tersebar di dua lokasi, yakni di wilayah kampung dan dekat ibu kota distrik.

“Ini baru pertama kali, dan hasilnya cukup menjanjikan. Kedepan, kami berharap ada tambahan program lain seperti kelapa karena wilayah ini cukup potensial,” jelasnya.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Kawasan Kemiri, Ibu dan Anak Alami Luka Bakar Akibat Tumpahan Bensin

Ia juga menekankan pentingnya program Kampung Sehat yang dinilai sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya di daerah  belum tersentuh layanan kesehatan secara maksimal.

Benediktus menambahkan, pihaknya bersama masyarakat sangat berterima kasih atas berbagai program yang telah dijalankan YPMAK dan pemerintah daerah.

“Kami di Distrik Mimika Barat Jauh sangat bersyukur dan menerima semua program yang masuk karena ini sangat membantu masyarakat,” pungkasnya.(*) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved