YPMAK
Kepala Kampung Boiya Apresiasi Program Kampung YPMAK, Harap Perhatian Pendidikan dan Kesehatan
“Saya sendiri penerima beasiswa, jadi saya berharap program pendidikan ini juga bisa dirasakan oleh adik-adik yang lain
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/SOSIALISADI-DI-KAMPUNG-BOIYA.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kepala Kampung Boiya, Yosias Tenawe mengapresiasi program YPMAK yang dinilai memberi dampak positif bagi ekonomi masyarakat.
- Meski demikian, ia berharap perhatian terhadap sektor pendidikan dan kesehatan di kampungnya dapat lebih ditingkatkan guna mendukung kesejahteraan warga secara menyeluruh.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Kepala Kampung Boya Lakahia, Yosias Tenawe menyampaikan apresiasi atas program kampung dijalankan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI).
Ia menilai, program kerja (Pokja) YPMAK yang telah berjalan memberikan dampak positif khususnya dalam membantu peningkatan ekonomi masyarakat, meski masih dalam skala terbatas.
Baca juga: Kepala Kampung Boiya Apresiasi Program Kampung YPMAK, Harap Perhatian Pendidikan dan Kesehatan
“Kami masyarakat sangat berterima kasih kepada YPMAK dan PT Freeport Indonesia (PTFI) yang sudah memberi perhatian besar. Program ini sangat membantu dan kami bisa merasakan dampaknya, terutama dalam belajar mengembangkan ekonomi,” ujar Yosias, di Kampung Boiya Lakahia, Distrik Teluk Etna, Kabupaten Kaimana, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, kehadiran program tersebut juga mendorong masyarakat untuk terus berkembang serta membuka peluang kerja sama berkelanjutan antara kampung dan YPMAK di masa mendatang.
Namun demikian, Yosias berharap ke depan YPMAK dapat lebih memberi perhatian pada sektor pendidikan dan kesehatan di Kampung Boiya.
Ia mengungkapkan, masih banyak anak-anak di kampungnya yang hanya menempuh pendidikan hingga jenjang SMA dan tidak melanjutkan ke perguruan tinggi karena keterbatasan biaya dan fasilitas.
“Saya sendiri penerima beasiswa, jadi saya berharap program pendidikan ini juga bisa dirasakan oleh adik-adik yang lain. Banyak anak-anak yang tidak lanjut karena keterbatasan,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menyoroti kondisi kesehatan masyarakat yang dinilai memprihatinkan, terutama dengan meningkatnya kasus penyakit menular seperti gatal-gatal dan tuberkulosis (TB).
Baca juga: Kebakaran Rumah di Kawasan Kemiri, Ibu dan Anak Alami Luka Bakar Akibat Tumpahan Bensin
“Kami berharap ada perhatian khusus untuk layanan kesehatan. Karena kesehatan itu penting, anak-anak harus sehat supaya bisa belajar dengan baik,” tambahnya.
Yosias berharap usulan terkait peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan dapat menjadi perhatian serius YPMAK, sehingga masyarakat di Kampung Boiya dapat merasakan manfaat pembangunan secara lebih merata. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Mimika
INFO TIMIKA
Kampung Boiya
Divisi Ekonomi YPMAK
Pokja YPMAK
Info YPMAK
YPMAK
| Program Kampung Sehat di Kampung Aindua Dinilai Sangat Membantu, Warga Diminta Manfaatkan Layanan |
|
|---|
| YPMAK Bentuk Pokja Kampung Aindua, Dorong Ekonomi Berbasis Kerja |
|
|---|
| Momen Hardiknas 2026 di SATP, Generasi Emas Papua Perlu Diselamatkan |
|
|---|
| YPMAK Kunjungi Kampung Aindua, Monitoring Program Kampung Sehat |
|
|---|
| Keberadaan Kampung Sehat di Ararau Dinilai Efektif, Warga Rasakan Manfaat Layanan YPMAK |
|
|---|