Info Mimika
Peanus Uamang Dukung Sembilan Tuntutan Mahasiswa Mimika di Jayapura
Peanus berharap aspirasi mahasiswa dapat mendorong Pemkab Mimika untuk mencari solusi konkrit demi mencetak SDM unggul dan berdaya saing
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/5-Juni-2026-Cucuulll.jpg)
Ringkasan Berita:
- IPMM di Kota Jayapura mendesak Pemkab Mimika membenahi persoalan pendidikan demi mutu SDM.
- Terdapat 9 tuntutan, termasuk evaluasi kuota beasiswa, transparansi dana afirmasi, dan pemerataan layanan di kampung.
- Anggota DPR Papua Tengah, Peanus Uamang, mendukung penuh aspirasi ini dan meminta pemerintah segera menindaklanjutinya agar pemenuhan hak pendidikan anak daerah berjalan tanpa diskriminasi.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE - Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika (IPMM) di Kota Jayapura, Papua, mendesak Pemkab Mimika untuk membenahi berbagai persoalan pendidikan yang selama ini menghambat pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Desakan ini disampaikan melalui pernyataan sikap resmi dalam pertemuan berlangsung di Asrama Mimika, Perumnas I Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, pada Selasa (2/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, para mahasiswa merumuskan sejumlah poin tuntutan mendesak yaitu:
Baca juga: Duet Neymar-Vinicius Siap Mengguncang, Fans Brasil di Nabire Siapkan Panggung Nobar Megah
1. Mencabut atau mengevaluasi kebijakan pembatasan kuota penerima bantuan pendidikan.
2. Menambah kuota bantuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa Kabupaten Mimika.
3. Membuka data penerima bantuan serta proses seleksi secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
4. Men transparansikan pengelolaan dana afirmasi atau ADM yang dinilai belum berpihak pada tujuh suku di Mimika.
5. Memprioritaskan putra-putri asli Mimika dalam seleksi dan pembinaan menuju Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Baca juga: Investasi Hijau dan Infrastruktur Jadi Kunci Kebangkitan Ekonomi Papua Tengah
6. Mewujudkan pemerataan pelayanan pendidikan hingga ke seluruh kampung dan wilayah terpencil di Mimika.
7. Mengevaluasi kelembagaan pemberi beasiswa dan mengkaji ulang fungsinya sesuai aspirasi masyarakat tujuh suku.
8. Mengevaluasi sistem pendidikan dan beasiswa yang hanya berorientasi pada nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), serta mempertimbangkan aspek kebutuhan dan pengembangan sumber daya manusia tujuh suku.
9. Memastikan seluruh program pendidikan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia tujuh suku kekerabatan di Mimika.
Baca juga: Kembali Dipercaya Kelola Program YPMAK, Pokja Kampung Hiripau Fokus Kembangkan Kelapa-Minyak Kelapa
Menanggapi tuntutan tersebut, Anggota DPR Papua Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Mimika, Peanus Uamang, angkat bicara.
| SMPN 2 Mimika Serahkan 385 Siswa ke Orangtua, Anthon Welerubun: Pendidikan Tanggungjawab Bersama |
|
|---|
| Ibadah Pentakosta di GKI Imanuel Timika, Pesan Firman: Roh Kudus Membangun Tanah dan Hati yang Baru |
|
|---|
| Rumah Dinas Guru, Nakes dan Pegawai Pemda di Wilayah Pesisir Mimika Dibangun Bertahap |
|
|---|
| Minyak Kita Langka di Pasar Sentral Mimika, Pedagang Terapkan Harga Jual Bervariasi |
|
|---|
| Harga Emas di Mimika Turun ke Rp2,5 Juta per Gram, Warga Ramai-ramai Serbu Toko Perhiasan |
|
|---|