Info Ramadhan
Momen Safari Ramadhan, PCNU Nabire Perkuat Kerukunan di Lagari Jaya
Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi menjadi ruang serap aspirasi antara struktur organisasi dan masyarakat bawah.
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/4-Maret-2026-NU-Nabire.jpg)
Ringkasan Berita:
- PCNU Kabupaten Nabire melakukan aksi nyata penguatan kerukunan umat melalui Safari Ramadhan di Masjid Al Falah, Distrik Makimi.
- Dipimpin Agus Suprayitno, agenda ini menekankan komunikasi dua arah dengan masyarakat akar rumput guna mencegah perpecahan sosial. Selain dialog ideologis,
- Muslimat NU turut menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah sebagai simbol kepedulian sosial di wilayah Papua Tengah.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE - Lantunan doa dan diskusi hangat menyelimuti Masjid Al Falah di Distrik Makimi saat puluhan pengurus organisasi Islam terbesar di Nabire menyapa warga di pinggiran Papua Tengah.
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nabire membawa misi khusus untuk memastikan hubungan sosial tetap terjaga melalui agenda Safari Ramadhan di Kampung Lagari Jaya, Selasa (3/2/2026).
Baca juga: Strategi Bunda PAUD Puncak Cetak Generasi Emas: Fokus Layanan Holistik dan Transisi SD Menyenangkan
Ketua PCNU Kabupaten Nabire, Agus Suprayitno, memimpin langsung rombongan tersebut untuk bertemu dengan ratusan jemaah setempat.
Kehadiran rombongan PCNU disambut hangat Ketua Pengurus Kesejahteraan Masjid (PKM) Al Falah, Ustadz Mualimin.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi menjadi ruang serap aspirasi antara struktur organisasi dan masyarakat bawah.
Baca juga: Trauma Dua Kali Konflik, Ketua Gereja Baptis Pirime Lanny Jaya Tegas Tolak Kelompok Bersenjata
Agus menegaskan bahwa komunikasi langsung dengan akar rumput merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di daerah.
"Safari Ramadhan ini adalah jembatan untuk membangun komunikasi dua arah yang krusial demi menjaga kebersamaan di tengah dinamika sosial," ujar Agus.
Ia menambahkan bahwa persatuan tidak boleh hanya berhenti pada wacana di atas mimbar, melainkan harus menyentuh kehidupan praktis masyarakat sehari-hari.
Baca juga: Balas Dendam Keluarga Korban Penikaman di Jalan Poros Pomako: Massa Rusak Rumah Terduga Pelaku
Mustasyar PCNU Kabupaten Nabire, KH Rohimin Abdurrohman, turut memberikan pesan mendalam mengenai esensi ibadah puasa yang harus berbanding lurus dengan kepedulian sosial.
Menurutnya, kekuatan umat Islam di Nabire terletak pada kemampuan mereka dalam mengelola perbedaan menjadi kekuatan kolektif.
'"Kita harus berhenti sibuk membesarkan perbedaan kecil dan mulai fokus pada persamaan besar yang kita miliki," tegas KH Rohimin.
Baca juga: Redam Konflik di Nabire: Tokoh Pemuda Adat Saireri Serukan Dukungan Penegakan Hukum
Senada dengan semangat persaudaraan tersebut, Ketua Muslimat NU Provinsi Papua Tengah, Hj Siti Qomariah, menunjukkan aksi konkret di lapangan.
Muslimat NU menyalurkan bantuan berupa 15 paket perlengkapan ibadah untuk jemaah masjid dan mushola di wilayah Lagari.
| Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan, Wartawan Nabire Bagikan 200 Paket Takjil |
|
|---|
| IMI Papua Pegunungan-Pertamina Touring ke Welesi: Santuni Santri dan Sosialisasi BBM Tepat |
|
|---|
| Berbalut Dobok Putih, Atlet Taekwondo Dojang Gold Mountain Timika Bagi-bagi Takjil di Jalan |
|
|---|
| Stok Lokal Menipis Saat Awal Ramadhan, Harga Cabai di Pasar Youtefa Abepura Tembus Rp90 Ribu |
|
|---|
| Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Putuskan Awal Puasa 1447 H Mulai 19 Februari 2026 |
|
|---|