Senin, 4 Mei 2026

Kabupaten Nabire

Pemuda Nabire Presentasikan Aplikasi SIAP MBG Karya Kepada Yan Mandenas

"Data belum tercover harus disampaikan ke masyarakat luas supaya semua prosesnya bisa dipantau secara langsung

Tayang:
zoom-inlihat foto Pemuda Nabire Presentasikan Aplikasi SIAP MBG Karya Kepada Yan Mandenas
TribunPapuaTengah.com/Calvin Eluis Erari
APLIKASI- Tampak Anggota DPR RI, Yan Permenas Mandenas saat melihat tampilan aplikasi Siap MBG yang ditampilkan oleh para pemuda asli Kabupaten Nabire, saat melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 1 Nabire di Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Nabarua, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin (4/6/2026). 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari

TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE- Guna mengawal transparansi keuangan dan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG), sejumlah pemuda di Nabire, Papua Tengah berhasil menciptakan sebuah aplikasi inovatif.

Aplikasi tersebut dinamai Sistem Informasi Administrasi Program Makan Bergizi Gratis (SIAP MBG).

​Kehadiran aplikasi ini dirancang khusus untuk memantau alur distribusi makanan serta mencegah terjadinya penyimpangan di lapangan secara real-time.

Baca juga: Sambut HUT ke-63, Kodam XVII/Cenderawasih Adakan Sunatan Massal di Jayapura

​Inovasi digital karya anak daerah ini mendapat apresiasi langsung dari Anggota DPR RI, Yan Permenas Mandenas saat melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 1 Nabire di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Nabarua, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Senin (4/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Yan menyempatkan diri untuk melihat langsung cara kerja aplikasi tersebut.

"Setelah kita cek semuanya kelihatan. Aplikasi ini sangat bagus," ujar Yan di sela-sela kunjungannya.

​Menurut dia, kehadiran aplikasi SIAP MBG akan sangat membantu fungsi pengawasan terutama bagi masyarakat umum dan para orang tua murid ingin memastikan anak-anak mereka mendapatkan haknya dengan layak.

​Meski memberikan pujian, Yan juga memberikan sejumlah catatan penting.

Dia menekankan, efektivitas aplikasi ini sangat bergantung pada keakuratan dan pembaruan data secara terus-menerus.

Baca juga: Diduga Dianiaya, Seorang Pria Ditemukan Tewas Belakang Kantor Grapari Timika

Untuk itu, Politisi Partai Gerindra ini berharap aplikasi tersebut dapat diterapkan secara merata di seluruh wilayah Papua Tengah.

​"Saya berharap melalui terobosan ini, semuanya bisa terdaftar dan teregistrasi dengan baik. Mulai dari dapur penyedia makanan, yayasan pengelola, sumber daya manusia (SDM) hingga sekolah-sekolah dan para siswanya. Semua data harus terus diperbarui agar lebih valid," tegas Yan.

​Yan juga mengingatkan pihak pengembang dan pengelola program agar tidak menutup-nutupi informasi.

Baca juga: ​PTAM Jayapura Targetkan Tambahan 200 Liter Per Detik Atasi Defisit Air Bersih

Data-data belum tercover atau belum masuk ke dalam sistem harus segera disampaikan secara terbuka kepada publik.

​"Data belum tercover harus disampaikan ke masyarakat luas supaya semua prosesnya bisa dipantau secara langsung oleh publik demi menjaga akuntabilitas," ujarnya.

​Yan berharap, Inovasi SIAP MBG ini dapat menjadi tonggak baru dalam pemanfaatan teknologi di Papua Tengah.

Dengan adanya sistem yang terintegrasi, potensi kebocoran anggaran atau ketidaktepatan sasaran dalam program Makan Bergizi Gratis dapat ditekan seminimal mungkin. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved