Koperasi Merah Putih Papua Tengah
Dandim Nabire Sebut, Pembangunan Koperasi Merah Putih di SP2 Nabire Capai 90 Persen
Dari tujuh titik pembangunan tersebut enam diantaranya saat ini tengah dalam proses pengerjaan intensif.
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/dandim-nabire-senut-koperasi.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE- Upaya penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah Kabupaten Nabire terus menunjukkan progres signifikan.
Komandan Kodim (Dandim) 1705/Nabire, Letkol Dwi Palwanto Tirtamentari mengatakan, pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah kerjanya kini memasuki tahap penyelesaian akhir terutama untuk lokasi di SP 2.
Baca juga: Kelihaian Messi Tak Ada Lawan, Dandim Nabire Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026
"Untuk di sana (SP 2) sendiri mencapai 90 persen," kata Letkol Dwi Palwanto kepada TrubunPapuaTengah.com, Sabtu (6/6/2026).
Ia mengatakan, capaian ini menjadi kabar baik bagi masyarakat setempat menantikan sarana ekonomi lebih terorganisir dan aksesibel.
Sementara untuk wilayah lain, Letkol Dwi Palwanto memaparkan secara keseluruhan terdapat tujuh unit Koperasi Merah Putih yang dibangun di Nabire.
Setiap unit koperasi tersebut didirikan di atas lahan seluas 20 x 30 meter.
Dari tujuh titik pembangunan tersebut enam diantaranya saat ini tengah dalam proses pengerjaan intensif.
"Enam itu berlokasi di wilayah SP 1, Wanggar Makmur, Wiraska, serta Lagari," jelasnya.
Meski progres pembangunan di berbagai titik menunjukkan tren positif namun tantangan geografis dan infrastruktur masih menjadi kendala di beberapa wilayah lainnya.
Baca juga: Jaga Mangrove Kabupaten Mimika, Blue Forests Dorong Pelestarian Hutan dan Lawan Sampah Plastik
Seperti di Wilayah Topo, Letkol Dwi Palwanto bilang, mereka ingin membangun Koperasi Merah Putih disana.
Namun lanjut dia itu masih terkendala dengan belum maksimalnya ketersediaan infrastruktur pendukung.
"Khususnya listrik yang belum tersedia secara penuh 24 jam, tapi ini tentu menjadi catatan bagi kita semua," pungkasnya.
Letkol Dwi Palwanto berharap, semoga kedepannya semakin banyak koperasi yang dibangun lagi, agar bisa memberi dampak poaitif bagi peningkatan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan. (*)