Jumat, 24 April 2026

KKB Tembak Warga Sipil di Asmat

Satgas Operasi Damai Cartenz: 5 Warga Sipil Tewas Ditangan KKB Yahukimo

“Kami mendapat informasi bahwa ada tiga jenazah lagi yang menjadi korban dari kelompok kriminal bersenjata ini,” ujar Brigjen Faizal.

Tayang:
zoom-inlihat foto Satgas Operasi Damai Cartenz: 5 Warga Sipil Tewas Ditangan KKB Yahukimo
Istimewa/Satgas Operasi Damai Cartenz
APEL- Satgas Damai Cartenz saat melakukan apel gabungan sebelum menuju lokasi jatuhnya korban dilakukan oleh KKB Yahukimo. 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, YAHUKIMO- Satgas Operasi Damai Cartenz tengah melakukan penyelidikan mendalam menyusul aksi kekerasan yang menewaskan lima warga sipil oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.

Kejadian berlangsung dalam dua tahap pada, Minggu (20-21/9/2025).

Baca juga: Jika Pemekaran Mapia Raya Tetap Dipaksakan Pemeritah Pusat, Warga Dogiyai Ancam Lakukan Hal Ini

Berdasarkan keterangan saksi inisial DA, pada Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIT, dua pekerja ditemukan meninggal dunia dengan luka kekerasan di Jalan Poros Kampung Bingki, Distrik Seradala.

Mengetahui insiden tersebut, sejumlah penambang berencana menuju Dekai untuk menyelamatkan diri, namun urung dilakukan karena cuaca buruk.

Keesokan harinya, Senin sekitar pukul 08.00 WIT, KKB kembali melancarkan serangan di Camp Kali Kulum.

Kelompok tersebut menggunakan panah dan senjata api, menyebabkan kepanikan di antara para penambang.

Dalam aksi ini, tiga orang pekerja tambang kembali menjadi korban keganasan KKB.

Baca juga: Hari Ini Seluruh Wilayah Mimika Diperkirakan Hujan Ringan, BMKG Minta Warga Waspada Perubahan Cuaca

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani menjelaskan, Satgas di Yahukimo telah menerima informasi mengenai adanya tiga korban tambahan dari aksi kekerasan KKB. 

“Kami mendapat informasi bahwa ada tiga jenazah lagi yang menjadi korban dari kelompok kriminal bersenjata ini,” ujar Brigjen Faizal.

Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya belum dapat mengkonfirmasi jumlah pasti dan identitas korban karena belum berhasil mencapai lokasi kejadian perkara (TKP). 

Baca juga: Sedang Fokus Bangun Paniai, Yampit Nawipa Beri Peringatan Keras untuk Pasukan TNI Non-organik

“Sampai sekarang kami belum sampai TKP. Kemarin kami sudah coba datang, tetapi ada kontak tembak yang tidak memungkinkan kami untuk melanjutkan perjalanan,” jelasnya.

Selain kontak tembak, Brigjen Faizal juga menyebutkan bahwa evakuasi yang direncanakan hari ini terpaksa ditunda akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Yahukimo sejak pagi. 

Baca juga: Sukseskan HUT ke-29 Kabupaten Mimika, TIFA Creative-Diskop Kolaborasi Libatkan 400 UMKM

“Hujan sangat lebat di Yahukimo hari ini. Akhirnya diputuskan untuk tidak dilanjutkan atau tidak jadi hari ini melakukan evakuasi,” katanya. Kondisi ini membuat tim evakuasi sulit menyeberangi sungai yang arusnya menjadi deras.

Terkait total korban, Brigjen Faizal menyebutkan bahwa informasi sementara yang diterima adalah lima orang, namun hal ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut. 

“Informasi yang kami dapat ada lima,” tambahnya.

Baca juga: Si-ASN Diterapkan di Pemkab Deiyai, Bupati Mote: Sanksi Tegas bagi Pelanggar Kedisplinan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved