Info Papua
Ketua La Pago: Langkah BBKSDA Bukan Pelecehan, tapi Penegakan Hukum Lindungi Satwa Papua
Merupakan bagian dari penegakan hukum konservasi yang bertujuan mencegah penyalahgunaan dan perdagangan ilegal satwa liar endemik yang dilindungi.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/22-Oktober-2025-Agus-Rawa-soal-cenderawih.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengaha.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA- Ketua Adat La Pago Wilayah Kota Jayapura, Agus Rawa Kogoya, mendukung langkah Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dalam memusnahkan barang bukti berupa opset dan mahkota burung Cenderawasih.
Ia menilai tindakan itu merupakan bagian dari penegakan hukum konservasi yang bertujuan mencegah penyalahgunaan dan perdagangan ilegal satwa liar endemik yang dilindungi.
Menurut Agus, pemusnahan dilakukan demi menjaga kelestarian burung Cenderawasih yang menjadi simbol kebanggaan masyarakat Papua.
Baca juga: Dukung Pemusnahan Mahkota Cenderawasih, Dewan Adat Tabi: Untuk Cegah Perdagangan Ilegal
“Langkah BBKSDA patut didukung sebagai upaya penegakan hukum dan perlindungan satwa, khususnya di luar Papua,” ujarnya di Jayapura, Papua, Rabu (22/10/2025).
Agus mengajak masyarakat Papua memahami maksud dan tujuan pemusnahan tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Meski demikian, Agus berharap ke depan pemusnahan dilakukan dengan cara yang lebih edukatif dan menghargai nilai budaya Papua.
“Ini pembelajaran bersama. Sebaiknya ke depan dilakukan dengan cara yang lebih bermartabat,” pesannya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu menyesatkan yang beredar di media sosial.
Baca juga: Pembakaran Mahkota Cenderawasih Tuai Kecaman, DPR Papua Tengah Minta Pejabat BBKSDA Dicopot
Menurutnya, menjaga kedamaian di Papua adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Saya harap masyarakat tidak terpengaruh isu provokatif. Mari kita jaga kedamaian di Tanah Papua,” tegasnya.
Agus pun menutup pernyataannya dengan menyerukan persatuan untuk menciptakan situasi yang aman dan tenteram di Papua. (*)
TribunPapuaTengah.com
pembakaran mahkota cenderawasih
BBKSDA Papua
Agus Rawa Kogoya
La Pago Wilayah Kota Jayapura
Jayapura
Papua
konservasi
penegakan hukum
satwa liar endemik
burung cenderawasih
| LBH Papua Kritik Kodam Cenderawasih Soal Film Pesta Babi: Militer Tak Berwenang Nilai Karya Seni |
|
|---|
| Cium Kejanggalan Kuota Liga 4, Papua Tengah Desak Transparansi PSSI |
|
|---|
| 4 Prajurit Satgas Rajawali IV Yonif 303/SSM Disambar Petir di Bukit Kandoe Distrik Sinak Puncak |
|
|---|
| Henes Sondegau Tantang Satgas Penertiban Kawasan Hutan Buka Hasil Pemeriksaan ke Publik |
|
|---|
| Sinergi Hukum, Pemprov dan KPU Papua Tengah Resmi Jalin Kerja Sama Dengan Kejati |
|
|---|