Selasa, 19 Mei 2026

Arus Mudik Nataru 2025

Prediksi Puncak Arus Mudik H-4 Nataru, Pergerakan Penumpang Bandara Sentani Capai 590.652 Orang

Bandara Internasional Sentani selama 21 hari memperkirakan pergerakan penumpang mencapai sekitar 590.652 penumpang.

Tayang:
zoom-inlihat foto Prediksi Puncak Arus Mudik H-4 Nataru, Pergerakan Penumpang Bandara Sentani Capai 590.652 Orang
Tribunnews.com
SUASANA- Suasaba penumpang di ruang tunggu Bandara Internasional Sentani di Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (16/12/1026). 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, SENTANI- Bandara Internasional Sentani memprediksi puncak arus keberangkatan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diperkirakan terjadi pada 21 Desember 2025.

Sedangkan puncak arus balik terjadi pada 3 Januari 2026 mendatang.

Baca juga: Protes Dana Otsus Papua Dipangkas, Nawipa Tagih 10 Persen Dana Freeport untuk Pendidikan

General Manager Bandara Internasional Sentani, I Nyoman Noer Rohim mengatakan, pada periode Nataru di Bandara Internasional Sentani selama 21 hari memperkirakan pergerakan penumpang mencapai sekitar 590.652 penumpang.

Prediksi trafik penerbangan di Bandara Internasional Sentani dalam periode posko Nataru diperkirakan penumpang naik 1.51 persen menjadi 134.631 penumpang dibanding periode tahun lalu sejumlah 132.632 penumpang.

Adapun, pergerakan pesawat diperkirakan turun minus 2.32 persen persen yakni 2.485 pesawat dibanding periode tahun lalu tercatat 2.544 pesawat dan kargo diperkirakan turun minus 2.98 persen yakni 6.864.222 kg dibanding periode tahun lalu sejumlah 7.074.957 kilogram.

"Pelaporan data pergerakan ini nantinya akan diperbarui setiap hari dan dapat dimonitor langsung di posko angkutan terpadu," ujarnya usai apel pembukaan Posko kemarin.

Baca juga: Demi Layanan Prima, Pertamina-Polda Papua Evaluasi Penyaluran BBM dan Pelumas 2025

PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani juga memastikan kesiapan untuk melayani perjalanan udara masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Kesiapan ini mencakup infrastruktur, fasilitas dan personel yang telah disiagakan secara optimal guna mengantisipasi peningkatan lalu lintas penerbangan pada peak season akhir tahun ini.

Baca juga: Pemkab Jayawijaya Alami Defisit Perencanaan Sebesar Rp 45 Miliar Tahun 2026

“Infrastruktur sisi udara yakni runway, taxiway, apron hingga sistem kelistrikan dan fasilitas drainase dipastikan dalam kondisi baik untuk melayani penerbangan,” I Nyoman Noer Rohim.

Posko Natal dan Tahun Baru melibatkan lintas instansi, seperti TNI, Polri, Otoritas Bandara Wilayah X, Perum LPPNPI, BMKG, para Pimpinan Airlines, Ground Handling dan CIQ dan perwakilan Basarnas.

Baca juga: Buka Rakor, Pj Sekda: KORPRI Papua Tengah Harus Lahirkan ASN Berintegritas!

Posko juga menyediakan data lalu lintas penerbangan secara real-time untuk menjadi dasar pengambilan keputusan secara cepat dan tepat guna memastikan operasional bandara berjalan lancar.

“Tren lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang pesawat dipantau setiap hari melalui posko, dimana data ini menjadi dasar dalam mengoptimalkan fasilitas, personel dan infrastruktur bandara untuk kelancaran operasional bandara," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved