Jalan Trans Papua Jayapura Wamena Putus
Jalan Trans Papua Putus Total di Keerom, Distribusi Sembako ke Wilayah Pegunungan Terancam Lumpuh
Ratusan truk pengangkut sembako kini tertahan dan tidak berani melintas karena kerusakan infrastruktur yang sangat masif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/20-April-2026-Jalan-ptuusss-lagi.jpg)
Ringkasan Berita:
- Jalur Trans Papua Jayapura-Wamena putus total akibat longsor sedalam 20 meter di Distrik Waris, Keerom, Minggu (19/4/2026).
- Ratusan truk sembako tertahan, mengancam krisis logistik di Papua Pegunungan.
- Warga terpaksa jalan kaki melintasi material longsor yang curam.
- asyarakat mendesak Kementerian PUPR segera membangun jalur alternatif guna memulihkan arus distribusi barang yang lumpuh total.
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, WAMENA – Jalur nadi transportasi Papua lumpuh total usai longsor hebat memutus badan jalan Trans Papua Jayapura-Wamena di Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, pada Minggu (19/4/2026).
Bencana ini sontak menghentikan distribusi logistik dari Jayapura menuju wilayah Papua Pegunungan secara mendadak.
Ratusan truk pengangkut sembako kini tertahan dan tidak berani melintas karena kerusakan infrastruktur yang sangat masif.
Berdasarkan rekaman video amatir di lapangan, material longsor menggerus seluruh badan jalan hingga menciptakan jurang sedalam 10 sampai 20 meter.
Baca juga: Hari Ini Wapres Gibran Tiba, Begini Suasana di Bandara Nabire
Kondisi ini memaksa para pengendara menghentikan perjalanan sepenuhnya demi keselamatan nyawa mereka.
Warga yang memiliki urusan mendesak terpaksa berjalan kaki menuruni timbunan tanah longsor yang curam dan berbahaya.
Masyarakat mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional segera turun tangan.
Baca juga: Para Ketua DPRK di Papua Tengah Minta Panglima TNI Bentuk TPF Usai Insiden di Kabupaten Puncak
Pemerintah juga diharapkan tidak hanya memperbaiki kerusakan, tetapi segera menyediakan jalur alternatif bagi kendaraan logistik.
"Segera buatkan jalur alternatif guna mengurangi dampak terputusnya akses utama, sembari menunggu proses perbaikan jalan dilakukan," ujar salah satu warga dalam keterangannya di lokasi kejadian.
Baca juga: Sorotan Inggris Soal Eskalasi Konflik Kemanusiaan di Papua, Minta Pemerintah Indonesia Lakukan Ini
Keterlambatan penanganan titik longsor ini dikhawatirkan akan memicu lonjakan harga barang kebutuhan pokok di Wamena dan sekitarnya.
"Karena sampai saat ini aktivitas lalu lintas masih lumpuh total tanpa kepastian waktu pemulihan," keluh warga tersebut. (*)
| Sindiran Halus Untuk Pemerintah, Seorang Warga Timika Memancing di Pinggir Jalan |
|
|---|
| Harga BBM Non Subsidi Naik se Indonesia, Begini Penjelasan Pertamina Nabire |
|
|---|
| Banjir Rendam Gerbang Kabupaten Keerom di Kampung Yowong, Petani Keluhkan Gagal Panen |
|
|---|
| KPU Mimika: Rp 502,7 Juta Dana Hibah Pilkada Temuan BPK Sudah Dikembalikan ke Negara |
|
|---|
| Uskup Keuskupan Timika Ajak Semua Pihak Dukung Pendidikan di Papua Tengah |
|
|---|