Info Puncak
Lepas Sambut Danrem 173, Momentum Pemkab Puncak Tekankan Keamanan Humanis dan Penegakan Hukum
Dalam kesempatan itu Nenu mengapresiasi dedikasi Brigjen I Ketut yang telah menjaga kondusifitas Kabupaten Puncak hingga berada dalam status aman.
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/30-Maret-2026-Nenu-hadir-lepas.jpg)
Ringkasan Berita:
- Sekda Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, menghadiri lepas sambut Danrem 173/PVB di Nabire pada Senin (30/3/2026).
- Dalam momentum pergantian jabatan dari Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda kepada Brigjen TNI Vivian Alivianto tersebut, Pemkab Puncak mendorong penguatan stabilitas keamanan wilayah melalui pendekatan humanis.
- Selain itu mendesak penegakan hukum positif untuk memutus rantai konflik antarsuku.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE - Sekda Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, hadir mewakili pemerintah daerah dalam lepas sambut Danrem 173/Praja Vira Braja (PVB) di Guest House, Distrik Nabire, Papua Tengah, Senin (30/3/2026).
Lepas sambut ini menandai peralihan tongkat komando dari Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda kepada Brigjen TNI Vivian Alivianto.
Kehadiran Sekda Puncak untuk memastikan sinkronisasi program pengamanan wilayah tetap berjalan konsisten.
Baca juga: Musrembang RKPD Mimika 2027, Pemprov Papua Tengah Ingatkan Prioritas Pembangunan Harus Solutif
Dalam kesempatan itu Nenu mengapresiasi dedikasi Brigjen I Ketut yang telah menjaga kondusifitas Kabupaten Puncak hingga berada dalam status aman.
"Kami berjarap kepemimpinan Brigjen Vivian bisa membawa semangat baru melalui pendekatan keamanan yang lebih humanis kepada masyarakat," harap Nenu.
Nenu menegaskan bahwa stabilitas keamanan menjadi fondasi mutlak bagi keberlangsungan pembangunan di wilayah pegunungan Papua Tengah yang kerap didera dinamika konflik sosial.
"Hari ini kondisi di Puncak sangat aman, sehingga kami berharap kolaborasi dengan Danrem baru dapat meningkatkan stabilitas keamanan masyarakat kami," imbuhnya.
Baca juga: Resmikan Gedung GKII Eklesia Ugida, Bupati Mesak: Ini Wujud Sinergi Pemerintah dan Agama
Dipaparkan Nenu, sinergi antara TNI dan kepala daerah di wilayah kerja Korem 173/PVB merupakan kunci utama pembangunan Papua Tengah.
Menurutnya, gangguan keamanan sekecil apa pun akan menghambat akses pelayanan publik dan distribusi logistik ke wilayah pedalaman.
"Karena itu Pemkab Puncak menaruh harapan besar pada kepemimpinan baru untuk tetap tegas dalam menjaga kedaulatan namun tetap persuasif dalam merangkul warga," kata Nenu.
Selain membahas transisi kepemimpinan, Nenu juga memberikan pernyataan serius terkait insiden berdarah yang menimpa warga Puncak di Kabupaten Mimika baru-baru ini.
Baca juga: Disayat Benda Tajam di Siang Bolong, Pria Ini Tewas Mengenaskan di Jalan WR Soepratman Timika
Ia mengungkapkan keprihatinannya atas munculnya korban jiwa susulan pasca pertikaian antar-suku yang sebenarnya telah didamaikan oleh pemerintah daerah dan provinsi pada beberapa waktu lalu.
Menurut Nenu, tindakan tegas harus diambil agar siklus kekerasan tidak terus berulang seperti menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah Mimika untuk penanganan konflik.
| Pemprov Papua Tengah Serahkan Bantuan Ambulans untuk Puskesmas Sinak |
|
|---|
| Seruan Damai di Papua Tengah: Tokoh Masyarakat Imbau Warga Tak Bawa Konflik Tembagapura ke Puncak |
|
|---|
| Perkuat Ketahanan Keluarga, Bupati Puncak Resmikan Kampung Binaan PKK Niniki Lambunik Eruwok |
|
|---|
| Stop Merusak Fasilitas Umum wilayah Puncak, Kepala Suku Besar Ini Minta KKB Segera Bertobat |
|
|---|
| Kepala Suku Besar Puncak Abelom Kogoya: Jaga Keamanan Ilaga Agar Masyarakat Bisa Kebun dan ke Pasar |
|
|---|