Rabu, 29 April 2026

Info Papua Tengah

BKPSDM Papua Tengah Serahkan STTP Latsar 874 CPNS

Dengan rampungnya Latsar tersebut, ratusan CPNS itu kini memegang tiket menuju status Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh.

Tayang:
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto BKPSDM Papua Tengah Serahkan STTP Latsar 874 CPNS
TribunPapuaTengah.com/Istimewa
PENYERAHAN STTP - Tampak para CPNS formasi 2024 Papua Tengah menerima STTP Latsar di depan Kantor BKPSDM, Kompleks Bandara Lama Nabire, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Selasa, (3/3/2026). Foto Humas Pemprov Papua Tengah 

Ringkasan Berita:
  • BKPSDM Provinsi Papua Tengah resmi menyerahkan Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP) kepada 874 CPNS formasi 2024 di Nabire, Selasa (3/3/2026). 
  • Penyerahan dokumen ini menandai tuntasnya masa orientasi dasar selama 51 hari sebagai syarat mutlak pengangkatan PNS penuh. 
  • Pemerintah menekankan agar para aparatur muda bertransformasi menjadi agen perubahan yang kreatif, inovatif, dan jujur di era digital.

 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari

TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE – Sebanyak 874 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov Papua Tengah formasi 2024 telah menuntaskan kawah candradimuka melalui Pelatihan Dasar (Latsar) yang intensif

Dengan rampungnya Latsar tersebut, ratusan CPNS itu kini memegang tiket menuju status Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh.

Momentum ini menjadi tonggak sejarah bagi Provinsi Papua Tengah dalam mencetak bibit unggul birokrasi yang diharapkan mampu membawa perubahan signifikan pada pelayanan publik di Tanah Papua.

Pasalnya, Papua Tengah merupakan daerah otonomi baru (DOB) yang dimekarkan tahun
2022, berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2022 yang ditandatangani pada 25 Juli 2022.

BKPSDM Provinsi Papua mendistribusikan dokumen Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP) tersebut di kantornya, Selasa (3/3/2026).

Baca juga: Dinkes Mimika Kucurkan Rp44 Miliar: Bangun Puskesmas Perintis- Hunian Medis diKokonao dan Hoya

Penyerahan STTP ini merupakan bukti otentik bahwa para peserta telah lulus kualifikasi kompetensi selama 51 hari masa pelatihan.

Proses latsar tersebut sebelumnya telah berlangsung secara maraton sejak 8 September hingga 6 November 2025.

Kepala BKPSDM Provinsi Papua Tengah, Denci Meri Nawipa, menegaskan bahwa dokumen STTP bukan sekadar pelengkap administratif belaka.

Dokumen ini membawa konsekuensi moral bagi para CPNS untuk menerapkan seluruh materi kedisiplinan dan teknis di instansi masing-masing.

Baca juga: Tokoh Gereja Lanny Jaya Serukan Tolak Kelompok Pengacau: Jaga Tiom Sebagai Rumah Damai Bersama

Pemerintah provinsi menaruh harapan besar agar angkatan perdana ini mampu menguasai teknologi informasi guna menyederhanakan birokrasi yang selama ini dianggap kaku.

“Saya meminta kepada adik-adik sekalian, semua ilmu yang didapatkan selama Latsar harus diaktualisasi di tempat kerja. Jadilah ASN yang kreatif dan inovatif, terutama di tengah tuntutan era digital saat ini,” ujar Denci dalam keterangannya.

Sebagai angkatan pertama sejak berdirinya Provinsi Papua Tengah, Denci menegaskan, bahwa para CPNS ini memikul tanggung jawab sebagai perintis tata kelola pemerintahan yang bersih. 

Ratusan CPNS itu dituntut menerapkan nilai dasar ASN yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif (BerAKHLAK).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved