Info Puncak Jaya
Tangkal Isu Luar Daerah, Aliansi Pemuda dan Ormas Puncak Jaya Perkuat Benteng Keamanan Bersama
Ketua Pemuda Intelektual Puncak Jaya, Gindon Wonda, menegaskan pentingnya kewaspadaan kolektif terhadap informasi yang belum terverifikasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/14-Juni-2026-Pemuda-Puncak-jaya.jpg)
Ringkasan Berita:
- Aliansi pemuda dan ormas di Puncak Jaya berkomitmen menjaga kamtibmas dari sebaran isu provokatif luar daerah.
- Ketua Pemuda Intelektual Puncak Jaya, Gindon Wonda, meminta warga menyaring informasi agar tidak terprovokasi.
- Perwakilan Pemuda Pancasila, Mitinus Wonda, menegaskan kedamaian adalah modal utama pembangunan infrastruktur dan roda ekonomi demi kemajuan Puncak Jaya yang mandiri.
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MULIA - Aliansi pemuda dan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, bergerak bersama memperkuat benteng pertahanan sosial masyarakat.
Antisipatif dilakukan guna menangkal sebaran isu provokatif dari luar daerah yang berpotensi memecah belah kedamaian di wilayah pegunungan tersebut.
Ketua Pemuda Intelektual Puncak Jaya, Gindon Wonda, menegaskan pentingnya kewaspadaan kolektif terhadap informasi yang belum terverifikasi.
Baca juga: Dua Pemuda Asal Manokwari Kuasai Turnamen Esports Piala Dunia 2026 di Nabire
Komitmen bersama ini lahir dari kesadaran bahwa stabilitas wilayah merupakan fondasi utama pembangunan daerah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Puncak Jaya untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan dan mengganggu kehidupan masyarakat,” ujar Gindon melalui keterangan tertulis, Minggu (14/6/2026).
Sekretaris Pemuda Intelektual Puncak Jaya, Defri Telenggen, turut mengawal gerakan moral ini.
Baca juga: Cegah Kepunahan, Bahasa Moi Kelim Wajib Masuk Kurikulum Sekolah di Sorong
Upaya penyamaan persepsi juga didukung penuh oleh perwakilan Organisasi Pemuda Pancasila, Mitinus Wonda, serta perwakilan Organisasi Amanah Puncak Jaya.
Para tokoh muda ini menilai, dinamika politik atau keamanan di luar Puncak Jaya sering kali dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menyaring seluruh informasi sebelum menyebarkannya.
"Dengan keamanan yang mandiri akan mempercepat roda perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga,"tegas Mitinus.
Mitinus mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga kedamaian tidak hanya bertumpu pada aparat penegak hukum.
Baca juga: Untuk Keselamatan Bersama, Peanus Uamang Imbau Warga Nabire Tak Berlebihan Euforia Piala Dunia 2026
Pendekatan persuasif antarwarga menjadi kunci utama dalam meredam potensi konflik horizontal.
“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kedamaian di Kabupaten Puncak Jaya. Jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang dapat menimbulkan konflik maupun gangguan keamanan,” kata Mitinus.
Gabungan ormas ini juga sepakat menempatkan musyawarah sebagai panglima tertinggi dalam menyelesaikan setiap riak persoalan sosial.
| Kamtibmas Kabupaten Puncak Jaya Kondusif, Tokoh GIDI Sebut Aktivitas Pasar dan Sekolah Normal |
|
|---|
| Belajar dari Konflik Wamena, Pemuda Puncak Jaya Bentengi Warga dari Isu Provokatif |
|
|---|
| Demi Stabilitas Keamanan Puncak Jaya, Kirenius Telenggen Ajak Warga Perkuat Sinergi Lawan Provokasi |
|
|---|
| Pembangunan Puncak Jaya Terancam Lumpuh Jika Masyarakat Terhasut Isu Luar |
|
|---|
| Masyarakat Puncak Jaya Perkuat Persatuan dengan Menjaga Kedamaian Pascakonflik Pilkada |
|
|---|