TOPIK
Gempa Bumi Nabire
-
Pusat gempa berlokasi di darat, sekitar 19 kilometer barat daya Nabire, pada kedalaman 10 kilometer.
-
"Untuk getaran susulan terkuat tercatat bermagnitudo 5,1 pada 19 September 2025," bebernya.
-
Kepala BMKG Wilayah V Jayapura, Yustus Rumakiek, mengatakan gempa tergolong dangkal dan dipicu aktivitas sesar aktif.
-
Tercatat sebanyak 153 gempa susulan, dengan gempa susulan terbesar berkekuatan M5,1 yang terjadi pada 19 September pukul 07.53 WIT.
-
Episenter gempa terletak di darat pada koordinat 3,39° Lintang Selatan dan 135,56° Bujur Timur, sekitar 7 kilometer tenggara Nabire.
-
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak valid, dan menjauhi bangunan retak
-
Gempa ini merupakan bagian dari rangkaian susulan setelah gempa utama berkekuatan M6,6 yang terjadi pada pukul 03.19 WIT, Jumat pekan lalu.
-
BMKG mencatat hingga Minggu malam telah terjadi 116 kali gempa susulan sejak gempa utama terjadi.
-
“Fokus utama kami adalah menyebarkan informasi resmi pemerintah agar masyarakat mendapat berita yang benar.
-
"Kelas 1 sampai kelas 6, semua pulang. Kecuali kelas 5 kita latihan upacara untuk hari senin," ungkap Kepala Sekolah SD Inpres Karang
-
"Jadi pelayanan masyarakat tetap berjalan seperti biasa," kata Mesak kepada awak media
-
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Mohon doa dan dukungan agar proses pemulihan dapat
-
"Sampai saat ini tidak ada musibah dahsyat terjadi seperti waktu 2004 lalu," kata Mesak dalam sambutanya saat prosesi
-
Nampak sejumlah faslitas umum salah satunya jembatan di wilayah Kota Nabire Rusak.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved