Senin, 18 Mei 2026

Info Papua Tengah

12 Puskesmas di Provinsi Papua Tengah Layani Cek Kesehatan Gratis Warga yang Ulang Tahun

Kendala terbesar kami hadapi saat ini adalah sistem online. Ini tantangan tetapi kami akan terus berusaha merujuk program pemerintah pusat

Tayang:
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Moh Choiruman
zoom-inlihat foto 12 Puskesmas di Provinsi Papua Tengah Layani Cek Kesehatan Gratis Warga yang Ulang Tahun
Tribun-PapuaTengah.com
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr Silwanus Sumule. 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN- PAPUATENGAH.COM, TIMIKA- Sebanyak 12 fasilitas kesehatan dalam hal ini Puskesmas di Provinsi Papua Tengah secara resmi melayani cek kesehatan gratis bagi warga yang merayakan ulang tahun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr Silwanus Sumule, Senin (24/2/2025) di Timika.

Baca juga: Akhirnya Kantor Distrik Wania Kabupaten Mimika Diresmikan Usai Dua Tahun Pembangunan

dr Silwanus Sumule mengatakan, implementasi program asta cita Presiden Prabowo telah dilakukan di Papua Tengah seperti di Nabire dan Mimika.

"Di Papua Tengah as 150 Puskesmas melayani 1.4 juta  penduduk. Ada enam Puskesmas di Nabire dan enam di Mimika layani cek kesehatan gratis hari ulang tahun. Total 12 Puskesmas," kata dr Silwanus Sumule.

Ia mengatakan, cek kesehatan gratis untuk di pegunungan masih di ibu kota kabupaten masing-masing.

"Kendala terbesar kami hadapi saat ini adalah sistem online. Ini tantangan tetapi kami akan terus berusaha merujuk program pemerintah pusat," ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat datang berobat gratis sangat banyak tetapi kalau tidak terdaftar di data online maka tidak terbaca di pusat.

Baca juga: Rakyat Mimika Suka Cita Sambut Kedatangan Johannes Rettob-Emanuel Kemong di Bandara Mozes Kilangin

"6 Puskesmas sudah bisa di mulai di Mimika awal Maret dimulai dengan 20 Puskesmas lainnya," katanya.

Sebagai catatan lanjut Silwanus Sumule program ini digaungkan agar orang yang sehat. Jika sakit maka bakal temukan sedini mungkin.

Tak bisa dipungkiri banyak kendala dihadapi seperti hasil pemerikasaan kesehatan tetapi pihaknya segera membangun komunikasi.

Baca juga: Pekan Depan, KM Sabuk Nusantara Masuk ke Pelabuhan Nabire, Ini Jadwal dan Rute Pelayarannya

"Jasi secara umum tahun 2025 seluruh penduduk di Papua Tengah memiliki jaminan kesehatan yang sudah dialokasikan."

"Kendalanya adalah KTP apakah terdaftar di NIK atau tidak. Ini yang jadi masalah saat pengisian jaminan kesehatan," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved