Rabu, 15 April 2026

Info Papua

PAC P-750 XSTOL: Armada Baru Bunga Persada Group Siap Layani Pelosok Papua, Prioritaskan Pilot Lokal

Pesawat PAC P-750 XSTOL ini akan melayani rute penerbangan ke Nabire, Wamena, Yahukimo, dan beberapa wilayah lainnya.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto PAC P-750 XSTOL: Armada Baru Bunga Persada Group Siap Layani Pelosok Papua, Prioritaskan Pilot Lokal
Istimewa
MELAYANI PEDALAMAN PAPUA- Pesawat Baru PT. Bunga Persada Group PAC P-750 XSTOL bakal beroperasi di wilayah Provinsi Papua dan Papua Tengah. Foto: Istimewa 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA- Kabar gembira bagi masyarakat di wilayah pedalaman Papua.

Perusahaan Bunga Persada Group meluncurkan pesawat kecil jenis PAC P-750 XSTOL berkapasitas delapan penumpang yang akan memperkuat layanan transportasi udara di wilayah tersebut.

Direktur Bunga Persada Group, Laode Syarin Irianto, mengatakan bahwa pesawat PAC P-750 XSTOL ini akan melayani rute penerbangan ke Nabire, Jayawijaya, Yahukimo, dan beberapa wilayah lainnya. 

Kehadiran armada baru ini diharapkan dapat membantu menggerakkan perekonomian masyarakat pedalaman, terutama setelah berkurangnya jumlah pesawat Pilatus yang beroperasi.

Baca juga: KM Labobar Jadi yang Pertama Sandar di Pelabuhan Nabire, Arus Balik Mudik Lebaran Aman dan Lancar

Keunggulan PAC P-750 XSTOL terletak pada kemampuannya untuk mendarat di landasan pacu pendek, dengan panjang sekitar 300 hingga 400 meter.

Irianto mengungkapkan bahwa pengadaan pesawat ini juga bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pilot-pilot muda asli Papua. 

Saat ini, lanjut Irianto, perusahaan telah memiliki dua kapten pilot dan dua co-pilot putra daerah yang akan segera menjalani pelatihan penerbangan di Jakarta sebelum bertugas.

"Dengan adanya armada yang baru ini, anak-anak Papua yang baru menyelesaikan pendidikan penerbangan memiliki peluang untuk bergabung," ujar Irianto di Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (8/4/2025).

Baca juga: Puncak Arus Balik! Ratusan Pemudik Tiba di Nabire dengan KM Labobar

Ia menambahkan bahwa proses pengadaan pesawat ini berlangsung selama tiga bulan dan pelatihan pilot akan segera dilaksanakan di Jakarta.

Pesawat ini juga fleksibel untuk digunakan sesuai kebutuhan di berbagai daerah seperti Wamena, Intan Jaya, dan Puncak Jaya.

Sementara itu, Kapten Pilot Yosef Albertinus Mayau menyambut baik kehadiran pesawat baru ini dan berharap dapat menjangkau seluruh masyarakat di wilayah pedalaman.

Dengan pengalaman terbang di Papua sejak tahun 2020, Yosef menuturkan tantangan utama dalam penerbangan di wilayah tersebut adalah kondisi cuaca yang sulit diprediksi.

"Sebelum terbang, kami selalu berkoordinasi dengan drone spot untuk mendapatkan informasi cuaca terkini, termasuk gambar, agar penerbangan dapat berjalan aman," jelasnya.

Baca juga: Arus Balik Lebaran di Bandara Sentani: Penumpang Melonjak, Penerbangan Justru Menyusut Tajam

Yosef juga menyoroti bahwa saat ini banyak pilot asal Papua yang kompeten, namun masih minim kesempatan terbang.

"Dulu anak Papua sangat sulit mendapatkan peluang. Semoga dengan adanya armada baru ini, lebih banyak pilot lokal yang bisa berkarya,"harapnya. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved