Selasa, 19 Mei 2026

Hari Bumi

Dari Tumpahan Minyak Hingga Aksi Global: Inilah Sejarah Hari Bumi yang Mengubah Dunia

Lebih dari sekadar perayaan, momen ini adalah pengingat akan pentingnya planet yang kita huni dan seruan untuk bertindak demi kelestariannya.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Dari Tumpahan Minyak Hingga Aksi Global: Inilah Sejarah Hari Bumi yang Mengubah Dunia
Tribunnews.com
HARI BUMI-Ilusstrasi Hari Bumi. Foto:Tribunnews.com 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA-Setiap tanggal 22 April, dunia serentak memperingati Hari Bumi.

Lebih dari sekadar perayaan, momen ini adalah pengingat akan pentingnya planet yang kita huni dan seruan untuk bertindak demi kelestariannya.

Namun, tahukah Anda bagaimana Hari Bumi ini bermula dan mengapa tanggal 22 April dipilih?

Berdasarkan hasil penelusuran Tribun-PapuaTengah.com, jejak sejarah Hari Bumi berawal dari keprihatinan seorang senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson

Pada tahun 1969, Nelson menyaksikan dampak dahsyat dari tumpahan minyak besar di Santa Barbara, California.

Tergugah oleh peristiwa tersebut, ia memiliki gagasan untuk menyelenggarakan aksi unjuk rasa berskala nasional untuk meningkatkan kesadaran publik tentang isu-isu lingkungan.

Baca juga: Setoran Keuntungan Freeport 2024 ke Pemerintah Pusat dan Daerah Capai Rp 7,73 Triliun

Nelson terinspirasi oleh gerakan anti-perang Vietnam yang saat itu sedang marak di kalangan mahasiswa.

Ia kemudian menggandeng seorang aktivis lingkungan muda bernama Denis Hayes untuk mengorganisir acara ini.

Mereka memilih tanggal 22 April 1970, karena pada hari itu, mahasiswa di seluruh Amerika Serikat sedang dalam masa libur musim semi, sehingga diharapkan partisipasi yang besar.

Undangan untuk berpartisipasi dalam "Hari Bumi" disambut dengan antusiasme yang luar biasa.

Diperkirakan sekitar 20 juta orang turun ke jalan, berpartisipasi dalam berbagai aksi damai, demonstrasi, dan kegiatan edukatif di seluruh Amerika Serikat.

Mereka menyuarakan keprihatinan tentang polusi udara dan air, kerusakan hutan, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Momentum Hari Bumi pertama ini sungguh luar biasa.

Baca juga: Impian Masyarakat Sarmi: Investor Tambang dan Minyak Dongkrak Ekonomi Daerah

Dampaknya terasa secara signifikan dalam kebijakan publik Amerika Serikat.

Pada tahun yang sama, Badan Perlindungan Lingkungan AS (Environmental Protection Agency-EPA) didirikan, dan serangkaian undang-undang lingkungan penting seperti Clean Air Act dan Clean Water Act disahkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved