Rabu, 20 Mei 2026

Info Mimika

Pengurus LPPD Mimika 2024-2029 Dikukuhkan, Siap Bawa Putra-Putri Amungme-Kamoro di Kancah Nasional

Salah satu fokus LPPD periode 2024-2029 adalah keterlibatan dua lembaga masyarakat adat, yaitu Amungme dan Kamoro.

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Pengurus LPPD Mimika 2024-2029 Dikukuhkan, Siap Bawa Putra-Putri Amungme-Kamoro di Kancah Nasional
Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere
LPPD- Foto bersama usai pengukuhan Pengurus LPPD Pesparawi Kabupaten Mimika dan pembukaan rapat kerja I, di Ballroom Hotel Horizon Diana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu, (10/5/2025) Foto: Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM,MIMIKA- Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Inosensius Yoga Pribadi, secara resmi mengukuhkan pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Mimika periode 2024-2029.

Pengukuhan ini dirangkai dengan pembukaan Rapat Kerja I LPPD Mimika, yang berlangsung di Ballroom Hotel Horizon Diana Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Sabtu (10/5/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, serta Ketua dan segenap Pengurus LPPD Kabupaten Mimika.

Baca juga: Gelar Reses Pertama, Imanuel Rumbewas Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Morgo Pantai

Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan oleh Inosensius Yoga Pribadi, disampaikan bahwa Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) merupakan salah satu bentuk pengembangan iman umat Kristiani.

"Pesparawi tidak hanya menjadi sarana memuliakan Tuhan melalui puji-pujian, tetapi juga wadah pembinaan mental dan spiritual, sekaligus mempererat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, Inosensius menekankan peran strategis LPPD dalam konteks Mimika yang majemuk.

"LPPD bukan hanya sebagai penyelenggara kegiatan paduan suara rohani, tetapi juga motor penggerak pembinaan karakter umat melalui seni musik rohani. Musik rohani bukan sekadar hiburan, melainkan media penguatan iman dan wadah komunikasi antargereja, antardenominasi, dan antargenerasi," tambahnya.

Baca juga: Papua Football Academy Milik PT Freeport Indonesia Cari Talenta Muda Kelahiran 2012

Sementara itu, Ketua Harian LPPD Kabupaten Mimika, Johan Ade Matulessy, menjelaskan bahwa proses pembentukan LPPD sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2023 dengan Surat Keputusan (SK) dari Penjabat Bupati saat itu.

"Namun, karena satu dan lain hal, SK tersebut baru efektif berlaku per 30 Agustus 2024 setelah diterbitkan oleh Bupati Mimika, Bapak Johannes Rettob. Meskipun kami sudah berjalan sejak 2024, pelantikan secara seremonial baru dilaksanakan hari ini oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika," ungkap Johan.

Baca juga: Deretan Aksi Kriminalitas Pimpinan TPNPB-OPM Puncak Jaya Bumi Walo Enumbi yang Tewas Ditembak TNI

Johan menambahkan, LPPD Mimika memiliki tugas berat di tahun 2025.

"Rapat kerja pertama ini akan membahas tugas dan tanggung jawab lembaga di tahun 2025, khususnya dalam memaksimalkan peran LPPD terhadap berbagai denominasi gereja yang ada di Kabupaten Mimika," jelasnya.

Salah satu fokus LPPD periode 2024-2029 adalah keterlibatan dua lembaga masyarakat adat, yaitu Amungme dan Kamoro.

"Puji-pujian kepada Tuhan ini tidak hanya dalam lingkup gereja, tetapi terbuka secara profesional untuk semua. Kami berharap ke depan, anak-anak dan pemuda-pemudi dari Amungme dan Kamoro dapat tampil di ajang Pesparawi, baik tingkat Kabupaten Mimika maupun nasional," harap Johan.

Baca juga: Kabur saat Disergap Aparat, Pimpinan TPNPB-OPM Puncak Jaya Bumi Walo Enumbi Tewas Ditembak TNI

LPPD Mimika juga tengah mempersiapkan dua kategori untuk mewakili Kabupaten Mimika di tingkat nasional di Manokwari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved