Info Mimika
BPS Mimika Perluas Jangkauan Data melalui Desa Cantik dan Pojok Statistik
Kepala BPS Mimika, Ouceu Satyadipura, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini fokus mendorong implementasi Satu Data Indonesia yang telah dicanangkan.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/21-Mei-2025-Perkuatdataaa.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM,MIMIKA- Badan Pusat Statistik (BPS) Mimika terus berinovasi dalam upaya mewujudkan Satu Data Indonesia. Hal ini ditegaskan dalam sebuah Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Hotel Horizon Ultima, Mimika, Papua Tengah, pada Rabu (21/5/2025).
Pertemuan ini membahas pembinaan statistik sektoral, pencanangan kembali program Desa Cantik (Cinta Statistik), serta penambahan layanan Pojok Statistik.
Kepala BPS Mimika, Ouceu Satyadipura, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini fokus mendorong implementasi Satu Data Indonesia yang telah dicanangkan pemerintah pusat.
"Yang kedua adalah pencanangan kembali Desa Cantik, yang kali ini merupakan proyek baru. Jika sebelumnya di Mapuru Jaya, sekarang di Kamoro Jaya," ujar Ouceu.
Baca juga: Perkuat Data Daerah, Wabup Mimika Gaungkan Kolaborasi dengan BPS
Selain itu, BPS Mimika juga memperluas layanan dengan menambah Pojok Statistik di kampus Universitas Timika.
"Oleh karena itu, dua kampus di Mimika, yaitu Universitas Timika dan Sekolah Tinggi Jembatan Bulan Mimika, kami undang dalam kesempatan ini," tambahnya.
Kolaborasi juga telah terjalin dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk pelayanan di lantai dua kantor Disdukcapil.
Ouceu berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat berkolaborasi erat, sebagaimana yang diharapkan oleh Bupati Mimika.
"Saat ini bukan lagi waktunya berteori, tapi bertindak. Masyarakat menunggu tindakan pemerintah yang kebijakannya harus berdasarkan data yang kita miliki," tegas Ouceu.
Baca juga: Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto dan Rombongan Kunker di Mimika, Ada Apa?
Ia menekankan bahwa data yang dimaksud bukan hanya milik BPS, melainkan seluruh OPD dan pemangku kepentingan. "Saya harap kita semua dapat memberikan masukan yang tepat sasaran," pungkasnya.
Kolaborasi Data Penting untuk Pembangunan Daerah
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, dalam sambutannya menyatakan bahwa statistik memegang peranan krusial sebagai indikator perangkat kerja daerah.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara BPS dan Pemerintah Daerah untuk menyatukan data.
"Rekomendasi bukanlah formalitas, melainkan instrumen penting," kata Emanuel.
Baca juga: Puncak Jaya Siap Gelar Kongres Klasis Kiroa: Kader GIDI Turun Tangan Pastikan Kelancaran
Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus berkoordinasi dengan BPS dalam kerangka Satu Data guna memastikan semua data mendapatkan persetujuan dan rekomendasi dari BPS.
"Melalui kegiatan ini, saya berharap kita semua mendapat pemahaman lebih baik mengenai statistik sektoral, sehingga kita mampu membangun data yang lebih kuat," tutup Wakil Bupati. (*)
TribunPapuaTengah.com
BPS Kabupaten Mimika
Satu Data Indonesia
Pojok Statistik
Desa Cantik
Kabupaten Mimika
Papua Tengah
Emanuel Kemong
Ouceu Satyadipura
| Tekan Penyebaran Malaria, PT Petrosea Bagi-bagi Ratusan Kelambu untuk Warga Mimika |
|
|---|
| Bappeda Mimika Susun Skala Prioritas Pembangunan 2026, Didominasi Infrastruktur Dasar |
|
|---|
| Sampah Pasar Sentral Membludak, Disperindag Mimika: Ini Bukan Hanya dari Pedagang |
|
|---|
| Wabup Mimika Beri Deadline Sepekan: Pejabat Lama Wajib Balikkan Mobil Dinas atau Sanksi Menanti |
|
|---|
| Proyek Perpustakaan SMPN Jila Dipastikan Rampung 100 Persen, Rettob: Kontraktor Tetap Disanksi! |
|
|---|