Info Mimika
Sampah Pasar Sentral Membludak, Disperindag Mimika: Ini Bukan Hanya dari Pedagang
Namun, lonjakan volume sampah akibat ulah warga luar pasar menjadi tantangan serius yang akan ditertibkan.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/14-April-2026-Sampah-Mimikaaa.jpg)
Ringkasan Berita:
- Disperindag Kabupaten Mimika memastikan pengangkutan sampah di Pasar Sentral berjalan rutin setiap hari.
- Namun, volume sampah meningkat karena tidak hanya berasal dari aktivitas pedagang, tetapi juga dari masyarakat luar yang membuang sampah di area pasar.
- Disperindag Mimika akan melakukan penertiban agar warga tidak lagi membuang sampah sembarangan di dalam pasar sehingga volume sampah dapat dikendalikan.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika menyebut pengelolaan sampah di Pasar Sentral Mimika tetap berjalan setiap hari.
Namun, lonjakan volume sampah akibat ulah warga luar pasar menjadi tantangan serius yang akan ditertibkan.
Baca juga: GEGER! Warga Kalisusu Nabire Temukan Pendamping Kampung Meninggal Dunia di Kamar Kos
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, Sabelina Fitriani, mengungkapkan bahwa pengangkutan sampah di kawasan pasar sebenarnya telah berjalan rutin melalui petugas yang ditunjuk setiap hari.
“Pengelola sampah sudah ada dan setiap hari mereka angkut sampah, khususnya di area pasar,” ujarnya di Mimika, Papua Tengah, Selasa (14/4/2026).
Baca juga: Warga Kalibobo Keluhkan Drainase Rusak ke DPR Nabire, Imanuel Rumbewas Janji Kawal Aspirasi
Sabelina menjelaskan bahwa persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah meningkatnya volume sampah yang tidak hanya berasal dari aktivitas pedagang, tetapi juga dari masyarakat luar yang ikut membuang sampah di lokasi pasar.
“Masalahnya volume sampah menumpuk karena ada masyarakat dari luar yang ikut buang sampah di dalam pasar. Akhirnya jadi bertambah banyak,” jelasnya.
Menurut Sabelina, kondisi ini membuat beban kerja petugas semakin berat, karena volume sampah yang diangkut melebihi kapasitas yang seharusnya hanya berasal dari aktivitas jual beli di pasar.
Baca juga: Kepala Suku Besar Puncak Ancam KKB: Stop Eksekusi Tenaga Medis-Guru dan Bakar Fasilitas Publik!
Meski demikian, ia memastikan tidak ada kendala dengan pihak kontraktor atau petugas kebersihan yang selama ini menangani pengangkutan sampah.
“Tidak ada masalah dengan kontraktor, hanya volumenya saja yang semakin banyak sehingga pekerjaan mereka bertambah,” katanya.
Sebagai langkah penanganan, Disperindag Kabupaten Mimika berencana melakukan penertiban terhadap masyarakat yang membuang sampah sembarangan di area pasar.
“Kita akan tertibkan. Masyarakat yang bawa sampah dari luar tidak boleh buang di dalam pasar, harus dibuang di tempat lain,” tegasnya.
Baca juga: Program MBG Mangkrak di Sejumlah Sekolah, Wabup Mimika: Segera Diselidiki dan 18 SPPG Dievaluasi
Sabelina menambahkan, idealnya sampah di Pasar Sentral hanya berasal dari aktivitas pedagang, seperti sisa sayur-mayur dan limbah jualan lainnya, sehingga pengelolaan dapat berjalan lebih optimal.
Dengan langkah penertiban tersebut, Disperindag berharap volume sampah dapat kembali terkendali dan kebersihan pasar tetap terjaga demi kenyamanan pedagang maupun masyarakat. (*)
| Wabup Mimika Beri Deadline Sepekan: Pejabat Lama Wajib Balikkan Mobil Dinas atau Sanksi Menanti |
|
|---|
| Proyek Perpustakaan SMPN Jila Dipastikan Rampung 100 Persen, Rettob: Kontraktor Tetap Disanksi! |
|
|---|
| Sekelompok Warga Lakukan Pemalakan dan Penyanderaan Terhadap Pengunjung di Kali Wania Timika |
|
|---|
| Bupati Rettob Pastikan P3K Pemkab Mimika Tetap Aman Meski Efisiensi Anggaran, Tapi Ada Syaratnya |
|
|---|
| Musrembang RKPD Mimika 2027, Pemprov Papua Tengah Ingatkan Prioritas Pembangunan Harus Solutif |
|
|---|