Selasa, 14 April 2026

Program MBG di Papua Tengah

Program MBG Mangkrak di Sejumlah Sekolah, Wabup Mimika: Segera Diselidiki dan 18 SPPG Dievaluasi

Emanuel berencana menggelar rapat koordinasi dengan semua pihak terkait untuk menentukan langkah penanganan secara cepat.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Program MBG Mangkrak di Sejumlah Sekolah, Wabup Mimika: Segera Diselidiki dan 18 SPPG Dievaluasi
TribunPapuaTengah.com/Feronike Rumere
PROGRAM MBG- Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, saat diwawancarai di halaman Kantor Pusat Pemerintahan SP 3, Mimika, Papua Tengah, Senin (13/4/2026).Foto: Tribun-PapuaTengah. com/Feronike Rumere. 
Ringkasan Berita:
  • Wabup Mimika Emanuel Kemong akan turun lapangan guna menyelidiki penghentian layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah. 
  • Sebagai Ketua Satgas MBG, ia segera mengevaluasi 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Timika. 
  • Langkah cepat ini diambil untuk memastikan penyebab kendala operasional dan menjamin keberlanjutan program nutrisi bagi siswa di Mimika.

 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA - Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Emanuel Kemong, bereaksi keras terhadap penghentian layanan di sejumlah sekolah dalam beberapa waktu terakhir ini. 

Baca juga: Wabup Mimika Beri Deadline Sepekan: Pejabat Lama Wajib Balikkan Mobil Dinas atau Sanksi Menanti

Kemong menegaskan komitmennya menelusuri penyebab kendala tersebut demi menjamin hak nutrisi siswa di wilayah Kabupaten Mimika kembali terpenuhi.

"Kami sudah mendapat informasi terkait adanya pelayanan MBG yang berhenti, untuk itu kami segera memastikan penyebabnya," ujar Emanuel usai memimpin apel gabungan di Kantor Pusat Pemerintahan SP 3, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (14/4/2026).

Baca juga: Investasi SDM Unggul di Papua Tengah, Baznas Kabupaten Nabire Salurkan Beasiswa Pendidikan

Emanuel berencana menggelar rapat koordinasi dengan semua pihak terkait untuk menentukan langkah penanganan secara cepat.

Satgas bahkan akan terjun langsung ke lapangan untuk memverifikasi apakah kendala tersebut bersumber dari faktor internal atau masalah distribusi lainnya.

"Saya akan pastikan pihak terkait dikumpulkan, kemudian rapat dan langsung mengambil tindakan serta melihat kenapa layanan bisa berhenti," tegasnya.

Baca juga: Wabup Mimika Ingatkan OPD Taat Prosedur dan Segera Eksekusi Program Kegiatan Tahun 2026

Masih dikatakan Emanuel, Pemkab Mimika juga menjadwalkan evaluasi menyeluruh terhadap 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah Timika dalam waktu dekat.

Pendataan ulang sebaran layanan menjadi prioritas agar program nasional ini tidak terhambat oleh kendala teknis maupun administratif.

"Dalam minggu ini kami rencanakan duduk bersama untuk evaluasi dan mendata 18 SPPG di wilayah Timika," aku Emanuel.

Baca juga: Sambut Hari Kartini, Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak Terima Anugerah Puspa Bangsa 2026

Emanuel pun menekankan pentingnya transparansi sebelum mengambil kesimpulan akhir terkait penghentian program tersebut.

"Tentunya Uupaya pembenahan terus dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program makanan bergizi bagi anak-anak di seluruh pelosok Mimika," tandasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved