Info Mimika
Inovasi SD Inpres Timika 2: Cerdas Akademis dan Sehat Mental Lewat Education Expo STEAM
Kepala SD Inpres Timika 2, Sherly Sere, menjelaskan bahwa tema "Wellness School" yang diusung merupakan sebuah visi besar.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/23-Mei-2025-Gas-esposss.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM,MIMIKA- SD Inpres Timika 2 menggelar Education Expo 2025 dengan tema inovatif "Mental Wellness through STEAM" yang berlangsung di Jalan Cenderawasih SP 2, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (23/5/2025).
Pameran pendidikan ini tidak hanya menampilkan kecerdasan akademis, tetapi juga menekankan pentingnya kesehatan mental dan kesejahteraan siswa secara holistik.
Dalam pameran ini, para siswa SD menampilkan beragam kreativitas, mulai dari pertunjukan barang bekas daur ulang hingga penampilan seni budaya seperti tarian daerah dan cerita rakyat.
Baca juga: Pemalangan Kantor BKPSDM Mimika, Wujud Kekecewaan dan Tuntut Keadilan CPNS untuk OAP
Ajang ini menjadi wadah bagi mereka untuk menunjukkan bakat dan keterampilan di luar kurikulum.
Kepala SD Inpres Timika 2, Sherly Sere, menjelaskan bahwa tema "Wellness School" yang diusung merupakan sebuah visi besar.
"Pendidikan berkualitas tidak hanya membentuk murid yang cerdas, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan fisik, mental, emosional, dan sosial seluruh warga sekolah," ujarnya.
Baca juga: Mimika Siap Jadikan TIFA Event Internasional: Anggaran Khusus Disiapkan!
Sherly menambahkan, tema ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, bebas dari tekanan tidak sehat, dan penuh dukungan positif.
Pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) diintegrasikan untuk menciptakan pembelajaran yang mindful (fokus dan terlibat aktif), meaningful (menghubungkan pengetahuan baru dengan pengalaman), dan joyful (menyenangkan dan interaktif).
Melalui metode ini, diharapkan siswa memiliki keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, komunikasi, kreativitas, dan kolaborasi.
Baca juga: Freeport Indonesia Dukung Penuh TIFA 2025: Dorong Kemajuan Budaya Papua
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, yang diwakili oleh Roma Panjaitan, dalam sambutannya menekankan pentingnya menggali potensi dan keterampilan anak didik.
"Kita tidak mengharuskan anak mendapatkan nilai 100 di mata pelajaran tertentu, seperti Matematika. Namun, kita harus memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengangkat dan menunjukkan keterampilan diri," tutur Roma.
Lebih lanjut, Roma menekankan pentingnya pembangunan akhlak dan komunikasi anak dengan Tuhan.
"Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan. Jika mereka sudah mengenal Tuhan, maka hal lainnya akan ditambahkan. Akhlak juga perlu kita pupuk," tegasnya.
Roma berharap, anak-anak ini akan menjadi kebanggaan bagi sekolah dan masyarakat. (*)
TribunPapuaTengah.com
Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika
SD Inpres Timika 2
Kabupaten Mimika
Papua Tengah
Education Expo 2025
Sherly Sere
Pendekatan STEAM
Roma Panjaitan
| Realisasi APBD Mimika Baru Capai 11, 38 Persen, BPKAD Sebut Belanja Modal Masih Tahap Pelelangan |
|
|---|
| Wabup Kemong Dorong Kepala OPD Mimika Tindak Tegas ASN Malas |
|
|---|
| DAD Mimika Ajak Pemuda Muslim Jaga Persatuan dan Nilai Adat Papua |
|
|---|
| Tokoh Pemuda Tembagapura Ini Ungkap Jeritan Pendulang Tradisional Pasca Penindakan di Kali Kabur |
|
|---|
| Ratusan Kilogram Kepiting Bakau Asal Timika Tembus Pasar Malaysia |
|
|---|