Info Mimika
Pegawai DLH Mimika Diduga Main Proyek, Kontraktor OAP Minta Penjelasan
Kedatangan warga ini atas dugaan terjadi beberapa hal di DLH yang tidak bisa di tolelir diduga ada keterlibatan pegawai yang memegang proyek.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/Kontraktor-OAP.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Sekelompok kontraktor atau pengusaha asli orang Papua mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika di Jalan Poros SP 5, Jumat (23/5/2025).
Kedatangan warga ini atas dugaan terjadi beberapa hal di DLH yang tidak bisa di tolelir diduga ada keterlibatan pegawai yang memegang proyek.
Baca juga: Freeport Indonesia Dukung Penuh TIFA 2025: Dorong Kemajuan Budaya Papua
Keterlibatan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) diduga kuat mengelola proyek yang ada di DLH sehingga banyak kontraktor Orang Asli Papua (OAP) yang tidak mendapatkan haknya.
“Kami juga menduga adanya monopoli proyek yang dapat dilihat dari jangkauan lokasi hang diberikan kepada beberapa kontraktor di Mimika. Ada beberapa kontraktor mengerjakan proyak seperti pembersihan jalan dan babat rumpun 2 sampai 3 kilometer,” ungkap salah satu kontaktor, Lorens Poterpau.
Ia mengatakan, perlu adanya evaluasi dari DLH dan juga pemerintah daerah Kabupaten Mimika.
“Kami tidak dapat proyak tidak apa-apa tetepi kami minta kepala daerah memeriksa kejanggalan yang ada di DLH Mimika,” ujarnya.
Kontraktor lain, Andreas Lemauk berpesan kepada Kepala DLH bahwa, kontraktor Papua sampai hari ini tidak diperhatikan sesuai dengan amanat Perpres Nomor 17 Tahun 2017 soal penunjukan langsung kontraktor OAP.
Baca juga: Demo Ricuh Mahasiswa Uncen: Fasilitas Kampus Rusak, Rektor Ancam Tindak Tegas Pelaku
“Kami merasa selama ini tidak dilibatkan bahkan sampai hari ini ada perjanjian yang tidak disepakati tidak ditepati. Sebagai kepala dinas harusnya membuat suatu komitmen betul kepada masyarakat apalagi pelaku usasa OAP,” ungkapnya.
Ia menyebut, pertemuan dengan kepala dinas sudah digelar beberapa hari lalu dan hari ini pihaknya datang menagih janji.
Baca juga: Respon Uncen Soal Demo Mahasiswa Ricuh: Biaya Kuliah Stabil, Tak Ada Kenaikan UKT Sejak 2023!
“Kami akan datang lagi dengan massa yang lebih banyak jika kepala dinas tidak menemui dan memberikan penjelasan,” ucapnya.
Sementara Tokoh Masyarakat Kamoro, Marianus Maknaipeku menyampaikan, kejadian ini sangat disayangkan dan perlu adanya tindakan dilakukan pemerintah.
“Jangan anggap sepeleh karena disini saya lihat banyak ibu-ibu OAP yang datang menagih janji,” ungkapnya.
Baca juga: Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Yapen: Berawal dari Adu Mulut dan Berakhir dengan Petaka
Ia meminta agar pimpinan daerah segera turun tangan dan melakukan peninjauan soal keterlibatan kontraktor asli Papua.
“Jangan ada cawe-cawean di DLH sehingga tidak merugikan masyarakat asli,” pungkasnya.
Diketahui kedatangan kontraktor ini dikawal ketat aparat kepolisian. Kepala Dinas Lingkungan Hidup juga tidak berada ditempat. (*)
TribunPapuaTengah.com
INFO TIMIKA
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Mimika
Aliansi Pengusaha OAP Kabupaten Mimika
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika
Lorens Poterpau
kontraktor lokal oap
| Sekelompok Warga Lakukan Pemalakan dan Penyanderaan Terhadap Pengunjung di Kali Wania Timika |
|
|---|
| Bupati Rettob Pastikan P3K Pemkab Mimika Tetap Aman Meski Efisiensi Anggaran, Tapi Ada Syaratnya |
|
|---|
| Musrembang RKPD Mimika 2027, Pemprov Papua Tengah Ingatkan Prioritas Pembangunan Harus Solutif |
|
|---|
| Lestarikan Budaya Papua di Kabupaten Mimika, Siswa SMP YPJ Kuala Kencana Inisiasi Lomba Tari Modern |
|
|---|
| Sertijab Pejabat di Lingkup Pemkab Mimika, Wabup: Untuk Penyegaran dan Tingkatkan Kapasitas ASN |
|
|---|