Minggu, 10 Mei 2026

Hasil Survei BPS: Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja di Mimika Naik 2,09 Persen 

BPS Kabupaten Mimika menyebut jumlah penduduk yang bekerja di Mimika mengalami kenaikan sebesar 2,09 persen. 

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Astini Mega Sari
zoom-inlihat foto Hasil Survei BPS: Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja di Mimika Naik 2,09 Persen 
Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere
SURVEI BPS - Kepala Badan Pusat Statistik Mimika, Ouceu Satyadipura saat ditemui, Jumat (13/6/2025). BPS Kabupaten Mimika menyebut jumlah penduduk yang bekerja di Mimika mengalami kenaikan sebesar 2,09 persen.  

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sukernas) menyebut jumlah angkatan kerja di Mimika mengalami peningkatan.

Menurut survei, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2024 adalah sebanyak 153.094 orang naik 7.266 orang dibanding Agustus 2023.

Angkatan kerja adalah penduduk usia kerja yang sedang bekerja atau mencari pekerjaan. 

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik 2,09 persen. TPAK ini mengukur persentase penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi.

Sementara jumlah penduduk yang bekerja di Kabupaten Mimika adalah sebanyak 142.836 orang, naik sebanyak 2.841 orang dari Agustus 2023. 

Sektor jasa menjadi lapangan pekerjaan dengan distribusi penduduk bekerja terbesar yakni 53,95 persen. 

Baca juga: Pemda Mimika Kirim Bantuan Untuk Korban Longsor Tembagapura

Di sektor informal, jumlah penduduk yang bekerja adalah sebanyak 88.747 orang atau 62,13 persen pada Agustus 2024. Jumlah ini naik 6,21 persen dibanding Agustus 2023.

Di sisi lain, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2024 sebesar 6,7 persen, naik sebesar 2,7 persen dibandingkan dengan Agustus 2023.

Kepala BPS Mimika, Ouceu Satyadipura menjelaskan, data riil angka pengangguran ada di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans).

"Karena dengan pengurusan kartu kuning dapat terlihat angka pengangguranya berapa," ucap Ouceu Satyadipura, pada Jumat (13/6/2025). 

Survei ini, kata Ouceu, berdasarkan sampel juga dari sistem Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).

"Kalau data BPS ini merupakan angka hasil survei berdasarkan sampel bukan angka populasi, jadi error pasti ada," ungkapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved