Minggu, 12 April 2026

Info Gempa

Gempa Dangkal M4,2 Guncang Perairan Raja Ampat, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami!

Episenter gempa terletak di koordinat 1.08° LS dan 129.68° BT, tepatnya 148 kilometer di barat daya Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Gempa Dangkal M4,2 Guncang Perairan Raja Ampat, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami!
BMKG
GEMPA RAJA AMPAT- Foto gempa bumi dangkal guncang perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya, Senin (16/6/2025) malam. Foto: BMKG 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, RAJA AMPAT - Perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4.2 pada Senin (16/6/2025) malam, sekira pukul 20:45:03 WIT.

Guncangan ini sempat membuat sebagian warga merasakan getaran, namun dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak di koordinat 1.08° LS dan 129.68° BT, tepatnya 148 kilometer di barat daya Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Baca juga: Cuaca Nabire Masih Labil: Seluruh Distrik Diguyur Hujan, Warga Diimbau Waspada!

Gempa ini berlokasi di laut dengan kedalaman relatif dangkal, hanya 13 kilometer.

Gempa Dangkal Akibat Sesar Aktif

Kepala Balai Besar MKG Wilayah V Jayapura, Yustus Rumakiek, menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal

"Dengan memperhatikan lokasi episenter, kedalaman hiposenter, dan mekanisme patahan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif yang melintas di Kabupaten Raja Ampat," terang Yustus dalam keterangan resminya, Selasa (17/6/2025) pagi.

Baca juga: Pemkab Jayapura Apresiasi Freeport Grassroots Tournament: Lahirkan Talenta Sepak Bola Papua

Dampak dan Imbauan BMKG

Hingga Selasa pagi, pukul 06:33 WIT, laporan dari masyarakat menunjukkan bahwa guncangan gempa dirasakan di Kabupaten Raja Ampat dengan skala intensitas II MMI.

"Artinya, getaran dirasakan oleh beberapa orang, dan benda-benda ringan yang digantung sempat bergoyang. Meskipun demikian, hasil pemodelan BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami,"jelas Yustus.

Baca juga: Siapa Plt Sekda Jayapura Jelang Retret Kepala Daerah Masih Teka-teki

Hingga pukul 06:57 WIT di hari yang sama, BMKG juga belum mendeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

BMKG mengimbau masyarakat di Raja Ampat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca juga: Award 2025, YPMAK Raih Dua Emas dan 1 Excellent, Begini Kata Leonardus Tumuka

Masyarakat juga diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,"pesan Yustus.

Baca juga: Festival COLO SAGU 2025 Kembali Hadir di Kota Jayapura: Potensi Pangan Lokal Menuju Kemandirian

Untuk mendapatkan informasi resmi dan terpercaya mengenai gempa bumi, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada kanal komunikasi resmi BMKG, seperti akun Instagram/Twitter @infoBMKG, website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), saluran Telegram (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui aplikasi mobile wrs-bmkg dan infobmkg. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved