Senin, 18 Mei 2026

Info Cuaca

Waspada! Mimika Diprediksi Alami Curah Hujan Tertinggi di Juli 2025  

Prakirawan BMKG Mimika, Marsa Reza, menjelaskan bahwa curah hujan saat ini berkisar dari intensitas ringan hingga sedang.

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Waspada! Mimika Diprediksi Alami Curah Hujan Tertinggi di Juli 2025  
Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere
WASPADA CUACA- Forkaster BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Kabupaten Mimika, Papua Tengah Marsa Reza. Foto;Feronike Rumere/Tribun-PapuaTengah.com 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Warga Mimika diimbau untuk lebih waspada menghadapi cuaca.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mozes KilanginKabupaten Mimika, Papua Tengah, memprediksi bulan Juli 2025 akan menjadi puncak musim hujan dengan intensitas tertinggi.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi berbagai aktivitas, termasuk mobilisasi udara.

Baca juga: Sempat Gagal Mendarat, Pesawat Lion Air Akhirnya Kembali ke Timika

Prakirawan BMKG Mimika, Marsa Reza, menjelaskan bahwa curah hujan saat ini berkisar dari intensitas ringan hingga sedang.

"Ketika hujan ringan, visibilitas bisa lebih baik daripada hujan intensitas sedang. Jarak pandang visual berkisar antara 2.000 hingga 4.000 meter," kata Reza, Kamis (3/7/2025).

Curah Hujan Tinggi, Penerbangan Terpengaruh

Secara klimatologi, menurut Reza, puncak musim hujan Mimika memang terjadi antara Juni hingga Agustus, dengan Juli sebagai bulan dengan curah hujan tertinggi.

Baca juga: 200 Guru Kontrak Mimika 6 Bulan Tak Digaji, Legislator Papua Tengah: Pemda Harus Bertanggung Jawab!

Meski intensitas hujannya cenderung ringan, durasinya lebih panjang, bisa berlangsung dari dini hari, pagi, hingga malam hari dan berlanjut keesokan harinya.

Pola angin juga turut memengaruhi kondisi ini.

Mimika kini memasuki musim monsun timur peralihan, yang ditandai dengan angin dari arah tenggara.

Baca juga: Bulan Ini, Pemkab Nabire Gelar Nikah Massal

Angin ini membawa kumpulan awan hujan yang menyebabkan curah hujan tinggi.

Reza menambahkan bahwa Mimika juga memiliki kompleksitas cuaca yang sulit diprediksi karena pengaruh lokal.

Baca juga: Uskup Keuskupan Timika Pimpin Misa Syukur Pembukaan PYD ke-II, Berikan Pesan Mendalam

Kondisi cuaca ini sangat penting bagi sektor penerbangan.

"Untuk penerbangan, runway itu sangat penting untuk take off dan landing. Jadi, cuaca buruk dan hujan memang sangat berpengaruh untuk penerbangan," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved