Info Dogiyai
Konsolidasi Adat Jaga Budaya dan SDA: KAMAPI-Pemkab Dogiyai Agendakan Musdat
Menurutnya, Musdat penting untuk menjaga kelestarian adat, budaya, sumber daya alam (SDA), serta manusia Papua.
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/14-Juli-2025-Musdat-KAMAPI.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Melky Dogopia
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, Dogiyai- Lembaga Dewan Adat Kamuu, Mapia, dan Piyaiye (KAMAPI) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dogiyai berencana menggelar Musyawarah Adat (Musdat) dalam waktu dekat.
Musdat ini bertujuan untuk mengkonsolidasi dan mereorganisasi kelembagaan adat KAMAPI.
Sekretaris Jenderal Dewan Adat KAMAPI, Alexander Pakage, menyampaikan kesepakatan tersebut di Sekretariat KAMAPI, Jalan Trans Nabire-Dogiyai, Senin (14/7/2025).
Baca juga: Bupati Rettob Targetkan Ribuan Sambungan Air Bersih di Mimika Rampung Akhir Tahun Ini
Menurutnya, Musdat penting untuk menjaga kelestarian adat, budaya, sumber daya alam (SDA), serta manusia Papua.
"Kami sudah rencanakan sejak lama untuk menata struktur kelembagaan, mulai dari kabupaten hingga marga, demi menjaga kelestarian adat dan budaya, termasuk tanah adat, SDA, dan manusianya," ujar Alexander.
Ia juga mengajak generasi muda untuk bersatu dan bekerja sama dalam menjaga warisan leluhur, mengingat tanah adalah ibu dan SDA adalah napas kehidupan.
Alexander berkomitmen mengawal pembangunan daerah dan siap bersinergi dengan Pemkab Dogiyai.
Baca juga: Wagub Deinas Geley: STQH Papua Tengah Cerminan Toleransi dan Duta Qurani
Pihaknya akan mengajukan usulan rancangan peraturan adat yang diharapkan dapat ditetapkan melalui Musdat KAMAPI.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Adat KAMAPI, Yulianus Agapa, menekankan pentingnya pembentukan kepengurusan definitif dari tingkat marga, kampung, hingga kabupaten.
Hal ini krusial untuk menjaga tanah adat beserta kekayaan alam di dalamnya. Agapa juga berencana mengubah nama 79 desa menjadi "kampung adat" jika disetujui oleh eksekutif dan legislatif.
Lebih lanjut, Agapa berharap Musdat ini dapat menjadi forum penyelesaian berbagai permasalahan adat, seperti tapal batas dan penetapan pagar di daerah-daerah keramat. (*)
TribunPapuaTengah.com
Pemkab Dogiyai
Kabupaten Dogiyai
Papua Tengah
KAMAPI
Musdat
Dewan Adat KAMAPI
Alexander Pakage
Yulianus Agapa
| Hanya Diikuti Dua Siswa, SMPN 1 Piyaiye Dogiyai Tetap Gelar Ujian Nasional, Ternyata Ini Alasannya |
|
|---|
| Susun RAP-RKPD 2027, Pemkab Dogiyai Fokus Proteksi OAP Lewat Dana Otsus |
|
|---|
| Pulihkan Keamanan Dogiyai, Bupati Yudas Bakal Kumpulkan Seluruh Tokoh Adat dan Forkopimda |
|
|---|
| Cegah Sentimen Antar-Etnis, erukunan Makassar-Bugis Serahkan Penanganan Kriminalitas ke Polisi |
|
|---|
| Antisipasi Konflik Meluas, Warga Sultra di Dogiyai Diminta Tak Main Hakim Sendiri |
|
|---|