Info Deiyai
Bupati Deiyai Sidak: Ancam Copot Kepsek dan Tutup Sekolah Tak Produktif
"Kalau tidak ada aktivitas belajar yang berjalan seratus persen, sekolah itu akan kami tutup,"ungkap Melkianus.
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/15-Juli-2025-Sidak-deiyai.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Melky Dogopia
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, Deiyai- Demi memastikan kualitas pendidikan dan kedisiplinan di sekolah yang ada di wilayahnya.
Bupati Deiyai, Melkianus Mote, inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah dasar, menengah pertama, hingga atas dan kejuruan di Kota Deiyai, Deiyai, Papua Tengah.
Sidak yang dimulai Senin (14/7/2025) pagi kemarin, bakal berlanjutnya beberapa hari ke depan.
Baca juga: Gaungkan KMP, Piltikus PAN PAPUA Tengah: Solusi Ekonomi Kerakyatan untuk Kesejahteraan Desa
Bupati Melkianus dengan tegas menyatakan akan mencopot kepala sekolah yang tidak aktif dan sering meninggalkan tugas, atau lalai.
"Saya ingatkan, jika kepala sekolah melalaikan tugas, sanksinya adalah pencopotan. Ada guru yang juga malas, padahal ditugaskan sebagai tenaga pengajar," ancamnya.
Bahkan, ia tak segan mempertimbangkan penutupan sekolah yang tidak menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara normal atau tidak memiliki guru aktif.
"Kalau tidak ada aktivitas belajar yang berjalan seratus persen, sekolah itu akan kami tutup,"ungkap Melkianus.
Baca juga: Diduga Dianiaya Oknum TNI di Timika, Joshua Rumbiak Minta Keadilan
Menurutnya, pengawasan terhadap guru dan sekolah akan terus dilakukan untuk memastikan seluruh proses pendidikan di Deiyai sesuai standar.
Melkianus pun berharap guru dan kepala sekolah tetap bersemangat dan menunjukkan dedikasi sebagai pendidik profesional dan teladan.
"Pengawasan dan pengendalian terhadap perkembangan sekolah dan para guru akan terus kami lakukan ke depan. Ini penting untuk mendorong kualitas pendidikan di daerah ini,"ucapnya.
Baca juga: Dari Yosepha Alomang hingga Ribka Haluk: Perempuan Hebat Papua Penggerak Perubahan
Melkianus meyakini, dari tangan para guru, akan lahir generasi Deiyai yang unggul dan berkualitas.
"Tugas guru adalah tugas yang mulia. Pendidik adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Semoga dari dedikasi itu lahir manusia-manusia Deiyai yang tangguh," pungkasnya.
Sidak akan terus berlanjut ke sekolah-sekolah lain yang belum terpantau, dan kebutuhan serta kekurangan di dunia pendidikan akan direspons secara bertahap melalui dinas terkait. (*)
| Dinkes Deiyai Transparansi Anggaran 2026, Fokus Perkuat Layanan Kesehatan hingga Tingkat Puskesmas |
|
|---|
| Dinkes Deiyai Serahkan Laptop dan Starlink, Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan |
|
|---|
| Perencanaan Pembangunan Deiyai 2027 Berbasis Data, Bupati Mote: Jangan Sekadar Rencana |
|
|---|
| 3 Bulan PKL di Sekolah Mitra Kampung, 52 Mahasiswa STK Touye Paapaa Deiyai Siap Jadi Guru |
|
|---|
| Penduduk Deiyai Bertambah 769 Jiwa di Tahun 2025, Dukcapil Fokus Tuntaskan Perekaman KTP Elektronik |
|
|---|