Minggu, 12 April 2026

PSU Pilkada Papua 2025

2.875 Prajurit TNI-Polri Hadiri Apel Pasukan Pengamanan PSU Pilkada Papua

"Saya berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan baik, sesuai prosedur dan standar operasional yang telah ditetapkan," tegas Pangdam.

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto 2.875 Prajurit TNI-Polri Hadiri Apel Pasukan Pengamanan PSU Pilkada Papua
Foto: Kodam XVII/Cenderawasih
APEL GELAR PASUKAN- Apel gelar pasukan pengamana pemungutan suara ulang Pilkada 2025, Senin (21/7/2025). 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA- Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudi Puruwito pimpin apel gelar pasukan.

Apel gelar pasukan dalam rangka Kesiapan Pengamanan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub dan Wagub di Provinsi Papua.

Baca juga: Dana Otsus Tahap I Kabutaten Nabire Telah Disalurkan, Ini Penjelasan BPKAD

Apel tersebut  dilakukan di Lapangan Cenderawasih Makodam XVII/Cenderawasih, Senin (21/7/2025) pagi.

Sebanyak 2.875  prajurit NI-Polri hadir pada apel gelar pasukan.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa personel, materiil dan alap perlengkapan maupun moril.

Pangdam memastikan kesehatan pasukan benar-benar siap operasional dan siap menghadapi segala dinamika.

Baca juga: Dana Otsus Tahap I Kabutaten Nabire Telah Disalurkan, Ini Penjelasan BPKAD

Dalam amanatnya Pangdam XVII/Cenderawasih menekankan pentingnya kesiapan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengamanan.

Sebagai Institusi mendapatkan amanah dari Masyarakat, Bangsa dan Negara untuk memastikan seluruh Proses PSU berjalan dengan lancar, aman, dan demokratis. 

Baca juga: Soal Pengadaan Laptop Chromebook, Bupati Mimika Belum Terima Laporan Dinas Pendidikan

"Saya berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan baik, sesuai prosedur dan standar operasional yang telah ditetapkan," tegas Pangdam.

Pangdam juga berpesan kepada seluruh peserta apel untuk selalu waspada dan siap menghadapi setiap kemungkinan yang dapat terjadi. 

Baca juga: SMAN 6 Mimika Terima 15 Laptop Chromebook Kemendikbudristek: Dukung Pembelajaran Digital!

"Papua merupakan salah satu barometer stabilitas keamanan nasional. Tugas Pengamanan, tidak hanya tentang keamanan fisik, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi," ungkapnya.

Pangdam menegaskan kepada prajurit TNI untuk selalu pegang teguh netralitas, sinergitas, profesionalisme dan dedikasi yang tinggi, dalam menjalankan tugas pengamanan, dengan sebaik-baiknya. 

Baca juga: Ustadz Ismail Asso Dukung Hari Jayawijaya Bertobat, Usulkan Perpaduan Adat dan Agama  

"Mari kita berkomitmen menjaga Keamanan dan ketertiban di Papua," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved