Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook
Soal Pengadaan Laptop Chromebook, Bupati Mimika Belum Terima Laporan Dinas Pendidikan
“Jadi untuk pengadaan laptop saya belum ada laporannya. Saya tau informasi itu juga dari media,” kata Johannes.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/JHON-R.jpg)
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dari Kemendikbudristek RI kini menjadi perhatian publik.
Pasalnya pengadaan ribuan laptop yang tersebad diseluruh Indonesia tersebut kinitersandung kasus korupsi kini ditangani Kejaksaan Agung.
Baca juga: SMAN 6 Mimika Terima 15 Laptop Chromebook Kemendikbudristek: Dukung Pembelajaran Digital!
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika sendiri mendapat sumbangan laptop sebanyak 53 unit.
Laptop tersebut kini berada di beberapa sekolah namun untuk data pasti belum dikatahui sekolah mana saja yang menerima.
Kepala Dinas Pendidikan, Jeni O. Usmani sebelumnya juga membernarkan kalau pihaknya telah menerima laptop sumbangan tersebut.
Namun kata dia, saat ini kami masih melakukan pendataan laptop tersebut.
TribunPapuaTengah.com juga telah menelusuri keberadaan laptop itu dibeberapa sekolah seperti SMA Negeri 1 Mimika, SMA Negeri 2 Mimika, dan terakhir SMA Negeri 6 Mimika.
Bupati Mimika, Johannes Rettob saat diwawancarai awak media di Kantor Bupati, Senin (21/7/2025) mengatakan, pihaknya belum menerima laporan terkait pengadaan laptop Chromebook.
Baca juga: Mesak Magai: Manajemen Koperasi Gotong Royong Bisa Jadi Contoh Koperasi Merah Putih
“Jadi untuk pengadaan laptop saya belum ada laporannya. Saya tau informasi itu juga dari media,” kata Johannes.
Johannes mengatakan akan menindaklanjuti evaluasi kinerja Disdik Mimika.
“Itu masuk dalam ranah pemerintahan sehingga kami akan lakukan evaluasi untuk dinas terkait,” pungkasnya.
Baca juga: Ustadz Ismail Asso Dukung Hari Jayawijaya Bertobat, Usulkan Perpaduan Adat dan Agama
Sebelumnya, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Mimika, Martinus Wenda juga mengaku pihaknya tidak menerima pengadaan leptop tersebut karena dirinya baru menjabat kepala sekolah.
"Saya baru satu tahun enam bulan kerja di sini sejak Desember 2023, Sehingga pernah dapat kah tidak saya belum mengetahui,” ujar Martinus kepada TribunPapuaTengah. com Pukul 11.13 WIT, di SMA N 2 Mimika, Kampung Limau Asri, SP 5, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (18/7/2025).
Baca juga: 5 Siswa Sekolah Asrama Taruna Papua Lolos OSN Tingkat Provinsi
Ia menjelaskan, dirinya belum mengetahui aset sekolah terutama pengadaan leptop chromebook secara detail sejak pengadaan.
Namun dirinya mengkonfirmasikan agar bagian operator sekolah dapat memberi informasi,” katanya.
Baca juga: Gubernur Nawipa Luncurkan Koperasi Merah Putih di Papua Tengah: Perkuat Ekonomi Rakyat
Sementara SMA Negeri 6 Mimika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menerima 15 unit laptop Chromebook bantuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Bantuan yang diberikan melalui Dinas Pendidikan Provinsi Papua ini menjadi angin segar bagi upaya peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah tersebut. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Mimika
Korupsi Pengadaan Leptop Chromebook
Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika
Kadis Pendidikan Mimika Jeni O Usmani
Bupati Mimika Johannes Rettob
SMA Negeri 6 Mimika
SMA Negeri 1 Mimika
SMA Negeri 2 Mimika
| SMAN 6 Mimika Terima 15 Laptop Chromebook Kemendikbudristek: Dukung Pembelajaran Digital! |
|
|---|
| SMA Negeri 6 Mimika Klarifikasi Soal Surat Izin Meliput Pengadaan Laptop Chromebook |
|
|---|
| Didatangi Wartawan, SMA Negeri 6 Mimika Minta Surat Izin Meliput Soal Pengadaan Laptop Chromebook |
|
|---|
| Kepsek SMA Negeri 2 Mimika Juga Akui Tak Terima Laptop Chromebook Kini Tersandung Kasus Korupsi |
|
|---|
| SMA Negeri 1 Mimika Mengaku Tak Terima Laptop Chromebook Pengadaan Kemendikbudristek |
|
|---|