Rabu, 29 April 2026

Info Papua Tengah

‎Gubernur Meki Dorong UMKM Papua Tengah Lewat Car Free Day

‎‎“Masuknya Batik Air ke Nabire membuka akses pasar lebih luas baik regional, nasional, maupun internasional. Ini mempermudah

Tayang:
zoom-inlihat foto ‎Gubernur Meki Dorong UMKM Papua Tengah Lewat Car Free Day
Tribun-PapuaTengah.com/Melkianus Dogopia
PEMBERIAN AKTA NOTARIS- Gubernur Meki Nawipa bersama Bupati Nabire, Mesak Magai memberikan Akta Notaris Koperasi Merah Putih secara simbolis ke 1.208 Desa di wilayah administrasi Provinsi Papua Tengah, Senin (21/7/2025). 

‎Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia

‎‎TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, NABIRE- Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Frits Nawipa memberikan dukungan penuh atas hadirnya koperasi merah uutih.

‎‎Hal itu disampaikannya melalui acara launching Koperasi Merah Putih, Senin (21/7/2025), pagi 10.00 WIT di Pasar Pagi, Kelurahan Bumi Wonorejo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Baca juga: Lewat Adiwiyata, DLH Nabire Gandeng Sejumlah Sekolah Edukasi Lingkungan Atasi Limbah Plastik

Dukungan ini tidak hanya dilakukan melalui kelembagaan tetapi juga diperkuat dengan peningkatan infrastruktur dan akses transportasi memadai.

pada kesempatan itu Meki mengungkapkan kalau beberapa waktu lalu Batik Air melakukan penerbangan perdana ke Nabire, Ibu Kota Provinsi Papua Tengah.

‎Proving flight Batik Air di Nabire membawa dampak signifikan dalam kelancaran distribusi produk koperasi maupun logistik daerah.

‎‎“Masuknya Batik Air ke Nabire membuka akses pasar lebih luas baik regional, nasional, maupun internasional. Ini mempermudah koperasi mendistribusikan hasil produksi ke luar wilayah,” jelasnya.

Baca juga: 2.875 Prajurit TNI-Polri Hadiri Apel Pasukan Pengamanan PSU Pilkada Papua

‎‎Menurutnya, transportasi cepat dan lancar menjadi kunci keberhasilan koperasi dalam menjalankan fungsinya sebagai pusat kegiatan ekonomi rakyat.

‎‎Selain dukungan transportasi, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga mendorong kebangkitan UMKM melalui kegiatan Car Free Day (CFD) digelar di Nabire.

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Mimika Bikin Meringis: Tembus Rp120 Ribu per Kilogram!  

‎‎“CFD bukan sekadar olahraga dan hiburan, tapi juga wadah pertumbuhan ekonomi rakyat. UMKM yang berjualan saat CFD bisa meraih omzet Rp 30–50 juta dalam satu hari," jelasnya.

‎‎Ia menilai kegiatan CFD menjadi ruang terbuka bagi pelaku UMKM dan koperasi untuk menampilkan produk, menjangkau konsumen lokal, hingga menjalin kemitraan usaha secara langsung.

Baca juga: Dana Otsus Tahap I Kabutaten Nabire Telah Disalurkan, Ini Penjelasan BPKAD

‎‎Gubernur juga menekankan pentingnya menghadirkan koperasi berbasis inovasi dan teknologi untuk menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat dan menjanjikan, terutama bagi anak-anak muda Papua Tengah.

‎‎“Kita perlu koperasi sektor riil yang mampu mengelola sumber daya alam secara adil. Kita juga butuh koperasi berbasis teknologi agar menarik minat generasi muda,” tegasnya.

Baca juga: Soal Pengadaan Laptop Chromebook, Bupati Mimika Belum Terima Laporan Dinas Pendidikan

‎‎Menurutnya, koperasi masa kini harus adaptif, kreatif, dan mampu bermitra dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha swasta, akademisi, dan lembaga keuangan.

‎‎Gubernur Nawipa menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa negara hadir melalui koperasi dan UMKM yang kuat. Pemerintah provinsi akan terus mendorong pembentukan koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan sebagai instrumen pemerataan ekonomi.

Baca juga: SMAN 6 Mimika Terima 15 Laptop Chromebook Kemendikbudristek: Dukung Pembelajaran Digital!

‎‎“Indonesia tidak akan adil dan makmur karena kekuatan segelintir orang, tetapi karena kekuatan rakyat yang bersatu. Itulah semangat koperasi,” tutup Gubernur Nawipa.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved