Kabuapten Mimika
Pemkab Mimika Gerakan Pangan Murah Sambut HUT ke-80 Republik Indonesia
"Jadi kegiatan ini seperti biasa tujuannya pertama menjaga stabilisasi pasokan harga, yang kedua menekan laju inflasiinflasi
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/pangan-murah.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan, mengadakan Gerakan Pangan Murah di Halaman Kantor Distrik Kuala Kencana, SP 3, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (16/8) 2025).
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI).
Baca juga: Tetapkan 3 Raperdasus, Wagub Deinas: Bukti Papua Tengah Dibangun Atas Fondasi Dialog
Gerakan Pangan Murah (GPM) dilakukan untuk menjaga stabisisali dan pasokan harga pangan dan menekan laju inflasi.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), dibuka Staf Ahli bidang kesejahteraan dan sumber daya manusia, Kabupaten Mimika Yakobus Karet.
Yakobus menjelaskan, momentum peringatan HUT kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya menjadi simbol sejarah perjuangan bangsa tetapi juga menjadi saat tepat untuk memperkuat persatuan membangun kebersamaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Salah satu tantangan yang kita hadapi saat ini adalah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. kenaikan harga pangan dapat berdampak langsung pada tingkat inflasi dan daya beli masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Pemerintah Kabupaten Puncak Resmikan Gedung Baru di Bandara Ilaga
Untuk itulah pemerintah kabupaten Mimika melalui Dinas ketahanan pangan menginisiasi kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya nyata membantu masyarkat.
Masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.
"Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban pengeluaran rumah tangga tetapi juga meringankan beban pengeluaran rumah tangga," katanya.
Baca juga: Bupati Johannes Rettob Kukuhkan Abraham Kateyau Jadi PJ Sekda Mimika
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Yulius Koga, menjelaskan kegiatan ini dilakukan dalam menyabut HUT RI, imi Gerakan Pangan Murah (GPM) keduabelas di tahun 2025.
"Jadi kegiatan ini seperti biasa tujuannya pertama menjaga stabilisasi pasokan harga, yang kedua menekan laju inflasiinflasi Karena untuk sementara kita di kabupaten Mimika ini penyumbang inflasi tertinggi itu beras dengan daging babi," katanya.
Baca juga: Bhayangkari Kompi I Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Semangat Ikut Lomba HUT ke-80 RI
Sehingga, kalau daging babi kami tidak bisa lakukan apa-apa, karena memang tidak ada di kabupaten. Sementara kalau beras berbagai macam cara kami lakukan untuk mengatasi masalah beras ini.
Harapan kami, melalui kegiatan ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau.
" Warga yang telah membeli beras di sini diharapkan untuk tidak menjual lagi," pungkasnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Pemerintah Kabupaten Mimika
Kabupaten Mimika
HUT ke 80 Republik Indonesia
| Pemkab Mimika: Pencegahan Stunting Butuh Dukungan Semua Pihak |
|
|---|
| Ada Oknum Pegawai Pemda Mimika Tak Suka Abraham Kateyau Sebagai Pj Sekda, Kenapa? |
|
|---|
| Dukung Posyandu di Puskesmas Kwamki Narama, Dinas Sosial Mimika Bantu Alat Kesehatan |
|
|---|
| Workshop BPKP Provinsi Papua Tengah, Wabup Mimika: Ini Ruang Diskusi dan Perkuat Kapasitas Desa |
|
|---|
| Tiga Distrik di Kabupaten Mimika Ini Jadi Prioritas Pembangunan |
|
|---|