Info Deiyai
Perdana! Bupati Deiyai Lantik 7 Pj Kepala Kampung Secara Terbuka, Ini Wejangannya
Tujuh kampung yang mendapat Pj Kakam adalah Tenedagi, Kogemani, Idayooweta, Damaabaga, Pekeepa, Daakeboo, dan Kopai II.
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/23-Oktober-2-25-pelantikan-pj-kk.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Melky Dogopia
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, DEIYAI- Bupati Deiyai, Melkianus Mote, melantik tujuh Penjabat Kepala Kampung (Pj Kakam) secara terbuka di Aula DPRK Deiyai, Waghete, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, Selasa (21/10/2025).
Pelantikan ini merupakan pertama kalinya digelar secara terbuka di Kabupaten Deiyai.
Tujuh kampung yang mendapat Pj Kakam adalah Tenedagi, Kogemani, Idayooweta, Damaabaga, Pekeepa, Daakeboo, dan Kopai II.
Baca juga: Pemkab Deiyai Latih 50 Peserta Kompetensi di Tiga Bidang Sesuai Kebutuhan Pasar
Menurut Mote, pelantikan ini hasil sosialisasi BPMPK kepada warga setiap kampung terkait pergantian kepala kampung.
Beberapa kampung mengganti kepala kampung karena kepala sebelumnya meninggal atau telah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Hanya Kampung Daakeboo yang kepala kampungnya masih menjabat, namun atas permintaan warga dan persetujuan perangkat desa, dilakukan penggantian Pj Kakam.
“Pelantikan ini tanpa unsur politik dan disepakati warga secara transparan dan terbuka,” kata Mote.
Baca juga: Dinas PUPR Dogiyai Tegas Semua Proyek Fisik Harus Rampung Sebelum Akhir Tahun Anggaran 2025
Motei menegaskan pelantikan terbuka bertujuan menjaga keamanan dan mencegah konflik dalam pemilihan kepala kampung.
Ia meminta Pj kepala kampung menjaga profesionalisme dengan melaporkan kegiatan setiap tiga bulan.
“Kalian adalah pegawai pemerintah yang harus meninggalkan kesan baik dan menjadi teladan bagi kepala kampung yang akan datang,” pesan Mote.
Selain tugas administratif, Pj Kakam harus bisa mendorong perekonomian masyarakat dengan program pengadaan bibit babi dan bibit kopi.
"Ini khusus ditujukan bagi kelompok masyarakat seperti daba, dobiyo, dan miyaa bagee," ungkap Mote.
Baca juga: Bupati Deiyai Luncurkan ‘Pasukan Hijau’, Gerakkan Jumat Bersih dan Awasi Pembuang Sampah
Kemudian, lanjut Mote, pentingnya perhatian terhadap pendidikan, terutama guru PAUD dan guru sekolah minggu yang mengajar anak-anak usia dini di kampung.
Ia pun menginstruksikan agar dana desa dialokasikan untuk kesehatan, terutama Posyandu, dan berjanji terus memantau pelaksanaannya.
“Bantuan harus diprioritaskan untuk daba, dobiyo, dan miyaa tanpa campur politik,” tegasnya.
Setelah pelantikan, Bupati Mote mengumumkan akan menggelar pemilihan kepala desa secara serentak setelah mendapatkan petunjuk dari pemerintah pusat. (*)
| Penduduk Deiyai Bertambah 769 Jiwa di Tahun 2025, Dukcapil Fokus Tuntaskan Perekaman KTP Elektronik |
|
|---|
| Disiplin Jadi Sorotan Saat Apel Pagi, Mesak Pakage Imbau ASN Deiyai Masuk Kantor Pukul 07.30 Pagi |
|
|---|
| Tingkatkan Layanan Publik, 3 OPD Pemkab Deiyai Mulai Tempati Gedung Kantor Permanen Baru |
|
|---|
| Nasib 130 CPNS Pemkab Deiyai Peringkat Dua Hasil Seleksi Terjawab, Bupati Melkianus Ungkap Fakta Ini |
|
|---|
| Sidak ke Kantor PLN Waghete, Bupati Melkianus Mote Pecut Transformasi Kelistrikan |
|
|---|