Rabu, 20 Mei 2026

Kebakaran di Jayapura

2 Rumah dan 1 Bengkel di Depan Stadion Lukas Enembe Hangus Dilalap Api, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah," ungkap Zeth.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto 2 Rumah dan 1 Bengkel di Depan Stadion Lukas Enembe Hangus Dilalap Api, Kerugian Ratusan Juta Rupiah
TribunPapuaTengah.com/Istimewa
KEBAKARAN - Tampak kobaran api yang menghanguskan 2 rumah dan 1 bengkel di Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura tepat di depan Stadion Lukas Enembe. FOTO: Dok Polres Jayapura 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran besar menghanguskan dua rumah dan satu bengkel di depan Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (25/3/2026) malam. 
  • Api diduga berasal dari bagian samping rumah warga sebelum merembet cepat ke bangunan material kayu. 
  • Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah akibat hangusnya kendaraan pelanggan dan seluruh isi bangunan di lokasi.

 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, SENTANI -  Kobaran api hebat menghanguskan kawasan pemukiman di Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua,  tepat di depan Stadion Lukas Enembe.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu malam (25/3/2026) sekitar pukul 20.30 WIT tersebut melalap habis dua unit rumah warga dan satu bengkel. 

Berdasarkan keterangan saksi mata sekaligus penghuni rumah, NO (42), pertama kali melihat api muncul dari bagian samping bangunan miliknya saat suasana mulai sepi.

Material bangunan yang didominasi kayu membuat api menjalar dengan sangat cepat menuju bangunan permanen di sekitarnya.

Baca juga: Raih Sejumlah Penghargaan Nasional: Bukti Sukses 1 Tahun Duet Rettob-Kemong Pimpin Kabupaten Mimika

Dalam situasi genting, NO segera menyelamatkan cucunya keluar dari kepungan asap tebal untuk mencari perlindungan.

Warga setempat sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya namun terkendala minimnya ketersediaan sumber air di lokasi kejadian.

Angin kencang di kawasan Sentani Timur juga  turut mempercepat perambatan api hingga menghanguskan seluruh atap bangunan dalam waktu singkat.

Baca juga: Untuk Kebutuhan Rakyat, Politisi PSI Ini Minta Tambahan Anggaran Pengaspalan Lapter di Intan Jaya

Kapolsek Sentani Timur, Iptu Zeth Paundanan, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan  pada pukul 21.15 WIT.

"Setelah laporan kami terima langsung personel ke lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas di jalan utama Sentani-Abepura yang sempat macet," kata Zeth, Kamis (26/3/2026).

"Kami juga memasang pembatas agar kerumunan warga tidak mendekati titik api yang masih berkobar biar tidak ada korban," imbuhnya.

Baca juga: Biar Melek Hukum Soal Hak Ulayat, Perwakilan 12 Suku Yahukimo Ikuti Pelatihan Paralegal di Jayapura

Lanjut Zeht, bantuan mobil tangki air milik warga tiba lebih awal untuk melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan lain yang lebih padat.

Sedangkan mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Jayapura baru tiba di lokasi pada pukul 22.00 WIT dan langsung melakukan pemadaman intensif di titik sentral kebakaran.

"Kita butuh waktu hampir satu jam hingga akhirnya api padam sepenuhnya itu pada pukul 22.55 WIT," beber Zeth.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, dampak kerugian materiil dilaporkan sangat signifikan bagi para korban.

Baca juga: Kepemilikan Tanah Jadi Syarat Utama Program Koperasi Merah Putih

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved