Info Jayapura
Air Danau Sentani Terus Meluap, Warga Trauma Banjir Bandang 2019 Terulang
Meluapnya air ini memicu kekhawatiran bagi warga pesisir, salah satunya Oktovianus Pepuho, warga Kampung Asei.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/7-April-2026-Air-danau.jpg)
Ringkasan Berita:
- Debit air Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, terus meluap hingga merendam Dermaga Kalkhote dan permukiman warga pada Senin (6/4/2026).
- Luapan air yang terjadi sepekan terakhir ini memaksa warga Kampung Asei menggunakan perahu di atas jalan raya dan membangun jalur alternatif.
- Selain merusak sanitasi, kondisi ini memicu penurunan drastis pendapatan motoris perahu dan kekhawatiran trauma banjir bandang.
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, SENTANI - Debit air Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, terus meluap lebih dari sepekan terakhir.
Luapan air danau tersebut bahkan merendam kawasan Dermaga Kalkhote, Distrik Sentani Timur, hingga menutupi jalur utama dan lokasi pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS).
Pantauan Tribun-Papua.com di lapangan, menunjukkan pemandangan yang tidak biasa.
Terlihat warga menggunakan perahu dayung hingga ke atas badan jalan raya.
Baca juga: 785 Personel Gabungan Siaga Ketat Kawal Aksi Demo di Nabire, Aktivitas Ekonomi Terpantau Lancar
Meluapnya air ini memicu kekhawatiran bagi warga pesisir, salah satunya Oktovianus Pepuho, warga Kampung Asei.
"Kami khawatir kejadian 2019 terulang kembali. Beberapa hari ini air terus naik, jangan sampai banjir bandang kembali melanda," ungkapnya, Senin (6/4/2026).
Dijelaskan Oktovianus,naiknya debit air telah mengubah pola aktivitas warga.
Perahu yang biasanya disandarkan di pelabuhan, kini harus didayung hingga ke pinggir jalan raya.
Baca juga: Agenda Kontradiktif, Pemuda dan Masyarakat Mimika Diingatkan Tidak Terprovokasi Aksi 7 April
Di Kampung Asei sendiri, warga mulai membangun jalan setapak di area perbukitan sebagai jalur alternatif untuk beraktivitas, termasuk akses menuju gereja.
"Jadi kalau ke gereja naik dari lapangan," ujarnya.
Sementara itu, menurut Oktovianus untuk mengakses air bersih tidak menjadi persoalan.
"Karena sebagian rumah warga sudah tersambung dengan pipa-pipa air tetapi ada juga yang mengambil ambil dari mata air kemudian ditarik dari tangki," bebernya.
Selain mengancam pemukiman, luapan air mulai merusak fasilitas sanitasi.
Beberapa jambatan milik warga terendam dan tidak dapat digunakan lagi.
Baca juga: Sikapi Isu Demo 7 April 2026, Srikandi PDIP Ini Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas Kabupaten Nabire
TribunPapuaTengah.com
Danau Sentani
Festival Danau Sentani
Dermaga Kalkhote
banjir bandang
Oktovianus Pepuho
Kabupaten Jayapura
| Bantu Warga Korban Terdampak Cuaca Buruk di Distrik Yokari, Bupati Jayapura Kirim 2 Ton Beras |
|
|---|
| Demi Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Jayapura Janji Renovasi Gedung Sekolah di Yokari |
|
|---|
| Sampah Menggunung: DLH Kabupaten Jayapura Keluhkan Solar, Manager SPBU Hawai Bantah Stok Kosong |
|
|---|
| Demi Ketahanan Pangan, Bupati Jayapura Larang Penjualan Lahan di Atas Kawasan Pohon Sagu |
|
|---|
| Pemkab Jayapura Kewalahan Bayar Gaji, Ratusan Honorer Tanpa SK Terancam Dirumahkan |
|
|---|