Selasa, 9 Juni 2026

Info Jayapura

Mortir Aktif Perang Dunia II Gegerkan Warga Doyo Grand Jayapura

Senjata pemusnah massal masa lalu tersebut ditemukan tergeletak di sekitar kawasan permukiman padat penduduk pada Minggu (7/6/2026).

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Mortir Aktif Perang Dunia II Gegerkan Warga Doyo Grand Jayapura
TribunPapuaTengah.com/Istimewa
PENEMUAN BOM - Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Papua saat hendak mengevakuasi satu buah bom jenis mortir yang ditemukan warga di Kompleks Wawung depan BTN Doyo Grand, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. (Dok Polres Jayapura). 
Ringkasan Berita:
  • Temuan bom mortir aktif sisa Perang Dunia II di kawasan permukiman BTN Doyo Grand menggemparkan warga Kabupaten Jayapura, Minggu (7/6)/2026. 
  • Tim Jibom Detasemen Gegana Brimob Polda Papua berhasil mengevakuasi bahan peledak tersebut dengan aman. 
  • Polisi mengimbau warga tetap waspada dan segera melapor jika menemukan benda serupa, mengingat Jayapura merupakan bekas basis pertempuran.

 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, SENTANI – Warga Kompleks Wawung di depan BTN Doyo Grand, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua, mendadak gempar usai menemukan satu unit bom mortir aktif sisa peninggalan Perang Dunia II.

Senjata pemusnah massal masa lalu tersebut ditemukan tergeletak di sekitar kawasan permukiman padat penduduk pada Minggu (7/6/2026).

Menanggapi laporan darurat dari masyarakat, personel gabungan Polres Jayapura bersama Polsek Sentani Kota langsung bergerak cepat mengamankan lokasi penemuan.

Polisi segera memasang barikade pengaman untuk mengantisipasi potensi ledakan yang dapat mengancam keselamatan ratusan jiwa di sekitarnya.

Baca juga: Cetak Generasi Sadar Bumi, SMP YPK Ebenhaizer Sarmi Raih Adiwiyata

Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Papua kemudian diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi dengan standar operasional penanganan bahan peledak yang sangat ketat.

Tepat pada pukul 11.05 WIT, petugas berhasil mengangkat mortir berbahaya tersebut dan memasukkannya ke dalam kendaraan taktis khusus secara aman.

Benda militer bersejarah itu selanjutnya dibawa ke markas Brimob untuk proses pemusnahan atau tindakan pengamanan lanjutan.

Pamapta Regu II Polres Jayapura, Ipda M Irdiansyah Ramadhan, menegaskan bahwa wilayah Kabupaten Jayapura secara historis merupakan basis pertempuran sengit pada masa Perang Dunia II

Kondisi geografis ini membuat potensi penemuan senjata atau bom serupa yang masih tertimbun di dalam tanah sangat tinggi.

Baca juga: Puluhan Taekwondoin Mimika Unjuk Gigi, 110 Kategori Juara Diperebutkan

Oleh karena itu, kepolisian meminta warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas penggalian tanah.

Polres Jayapura juga mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, apalagi mencoba membongkar benda apa pun yang dicurigai sebagai bom.

"Apabila menemukan benda serupa, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak Kepolisian terdekat agar dapat ditangani secara profesional guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," tutup Irdiansyah. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved