Rabu, 17 Juni 2026

Info Papua

Dituduh Simpan Sabu, Ketua Partai Garuda Jayapura Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Tanpa menunjukkan surat perintah atau prosedur yang jelas, oknum Polisi tersebut langsung mengacak-acak kediaman korban di hadapan para tetangga.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Dituduh Simpan Sabu, Ketua Partai Garuda Jayapura Diduga Dianiaya Oknum Polisi
TribunPapuaTengah.com/Istimewa
KEKERASAN OKNUM POLISI - Korban saat menunjukan luka memar pada beberapa bagian tubuh karena dipukul oleh oknum polisi di Kota Jayapura, Papua. (Dok USMAN) 

Ringkasan Berita:
  • Ketua DPC Partai Garuda Jayapura, Usman, diduga menjadi korban salah tangkap dan penganiayaan oleh dua oknum Polda Papua, Aiptu Y dan Brigpol MJA. 
  • Rumah korban digeledah tanpa surat perintah atas tuduhan palsu kepemilikan sabu.
  •  Usman disekap, dipukul, dan diancam ditembak. 
  • Korban telah melaporkan kasus ini ke Polda Papua, dan pihak Bidpropam kini tengah memeriksa intensif kedua oknum tersebut.

 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA – Dugaan aksi salah tangkap dan penganiayaan brutal oleh oknum Polisi kembali mencoreng institusi Korps Bhayangkara di Papua.

Kali ini, Ketua DPC Partai Garuda Kota Jayapura, Usman, diduga menjadi korban kekerasan fisik setelah dipaksa mengakui kepemilikan narkotika jenis sabu yang tidak pernah ia miliki.

Peristiwa nahas tersebut bermula pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 00.00 WIT.

Baca juga: Peringatan bagi ASN Pemkab Nabire, Boleh Nobar Piala Dunia 2026 Tapi Tidak Boleh Tinggalkan Tugas

Dua oknum anggota Kepolisian Daerah (Polda) Papua tiba-tiba mendatangi dan merangsek masuk ke rumah Usman di Jalan Menara Jaya, Ardipura, Kota Jayapura, Papua.

Tanpa menunjukkan surat perintah atau prosedur yang jelas, oknum Polisi tersebut langsung mengacak-acak kediaman korban di hadapan para tetangga.

Meski penggeledahan selama 30 menit tersebut nihil barang bukti, intimidasi terhadap Usman justru makin menjadi-jadi.

Baca juga: Tawarkan Budaya dan Alam Papua, Festival Biak Munara Wampasi 2026 Siap Pikat Wisatawan

Usman digelandang ke sebuah kantor di kawasan Dok V untuk menjalani interogasi lanjutan secara paksa.

Di lokasi tersebut, Usman disekap dan dipukuli menggunakan tangan kosong serta balok kayu karena tetap menolak tuduhan palsu tersebut.

Baca juga: Spanyol Gagal Petik Poin Lawan Tanjung Verde, Barista Asal Nabire ini Tetap Optimis

Usman bahkan menerima ancaman pembunuhan dari oknum aparat yang memeriksa dirinya.

“Saat diinterogasi, saya tidak mengaku maka mereka terus melakukan pemukulan ke kepala dan badan saya. Bahkan dua oknum polisi itu juga sempat mengancam jika saya tetap tidak mau mengaku, saya akan dibawa ke Koya untuk ditembak,” ungkap Usman saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).

Akibat penganiayaan itu, Usman mengalami luka robek serius dan memar di sekujur tubuh sebelum akhirnya dilepaskan tanpa status hukum pada Rabu (10/6/2026) sore.

Baca juga: Berebut Tiket Istana Negara, 6 Pelajar Terbaik Papua Barat Daya Ikut Seleksi Paskibraka Nasional

Tidak terima atas perlakuan sewenang-wenang tersebut, Usman resmi melaporkan kasus ini ke Polda Papua dengan Nomor: LP/B/77/VI/2026/SPKT/POLDAPAPUA atas dugaan tindak pidana pengeroyokan.

Ia juga telah mengantongi hasil visum medis sebagai bukti otentik di pengadilan.

Baca juga: Baznas Sorong Selatan Salurkan Sembako Muharam bagi Mustahik, Sasaran Wilayah Imekko

Merespons laporan panas tersebut, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito menegaskan bahwa pihaknya kini tengah memeriksa intensif dua oknum anggota yang terlibat, yakni Aiptu Y dan Brigpol MJA melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam).

“Polda Papua berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjamin setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti secara profesional dan objektif," tegas Cahyo.

"Apabila ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota, maka akan diproses sesuai aturan hukum dan kode etik profesi Polri," tandasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
Live
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved