Info Mimika
Distribusi Obat Pertanian Belum Merata, Kemong: Pemkab Buka "Mimika Center" Tampung Keluhan Petani
Kemong menegaskan banyak petani yang mengeluhkan persoalan hukum terkait obat-obatan tanaman dan distribusi kebutuhan yang belum merata.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/14-Desember-2025-siap-tampung.jpg)
Ringkasan Berita:
- Wabup Mimika, Emanuel Kemong, mengakui kebenaran keluhan petani terkait distribusi obat pertanian yang belum merata dan ketidakadilan dalam penyaluran bantuan.
- Pengakuan ini didasarkan pada rekomendasi hasil kajian yang diterima dari Ombudsman RI Provinsi Papua.
- Pemkab Mimika juga berencana mengadakan pertemuan rutin dengan petani untuk evaluasi distribusi bantuan.
Laporan Tribun-PapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengakui adanya sejumlah persoalan serius yang dihadapi petani, terutama terkait distribusi obat pertanian dan pemerataan penyaluran bantuan.
Pengakuan ini disampaikan usai Kemong menerima masukan dari Ombudsman RI Provinsi Papua.
Baca juga: Uluran Tangan Pusat untuk Warga Sambut Natal 2025, Tokoh Adat Meepago Salurkan Ratusan Paket Sembako
Kemong menegaskan banyak petani yang mengeluhkan persoalan hukum terkait obat-obatan tanaman dan distribusi kebutuhan yang belum merata.
"Secara jujur kami harus mengakui, apa yang disampaikan oleh para petani itu benar. Distribusi obat pertanian dan pemanfaatannya perlu kita telusuri bersama, apakah sudah merata atau belum," kata Emanuel saat diwawancarai di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (14/12/2025).
Baca juga: Terima 100 Ayam Petelur dari Pusat, Keluarga di Nabire Optimis Mampu Bangun Ekonomi Mandiri
Seluruh rekomendasi yang disampaikan dalam kajian tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Kemong pun berkomitmen meneruskan hasil kajian kepada Bupati Mimika untuk segera ditindaklanjuti dengan langkah perbaikan konkret.
Baca juga: Siaga Nataru Dimulai, PLN UP3 Nabire Jamin Pasokan Listrik Aman dengan Cadangan Daya 13,353 MW
Sebagai upaya perbaikan pelayanan, Pemkab Mimika telah membentuk wadah pengaduan resmi bagi masyarakat yang merasa belum mendapat pelayanan maksimal dari pemerintah.
"Kami sudah membentuk pusat pengaduan atau Mimika Center. Siapa saja, termasuk petani, bisa menyampaikan aduan melalui wadah tersebut," aku Kemong.
Baca juga: Rayakan Dies Natalis ke-24, Penghuni Asrama Putri Nabire Tagih Janji Bupati Nabire Bangunan Baru
Kemong berharap ke depan ada pertemuan rutin bersama para petani, koperasi pertanian, dan pihak terkait.
"Pertemuan ini tujuannya ya untuk mengevaluasi distribusi bantuan agar tidak menimbulkan ketimpangan pada musim tanam berikutnya," tutupnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
Mimika Center
Kabupaten Mimika
petani
Papua Tengah
Emanuel Kemong
TribunPapuaTengah.com
Markus Mansnembra
Pemkab Biak Numfor
| Realisasi APBD Mimika Baru Capai 11, 38 Persen, BPKAD Sebut Belanja Modal Masih Tahap Pelelangan |
|
|---|
| Wabup Kemong Dorong Kepala OPD Mimika Tindak Tegas ASN Malas |
|
|---|
| DAD Mimika Ajak Pemuda Muslim Jaga Persatuan dan Nilai Adat Papua |
|
|---|
| Tokoh Pemuda Tembagapura Ini Ungkap Jeritan Pendulang Tradisional Pasca Penindakan di Kali Kabur |
|
|---|
| Ratusan Kilogram Kepiting Bakau Asal Timika Tembus Pasar Malaysia |
|
|---|