YPMAK
Pendaftaran Ulang Beasiswa SATP Ditutup Hari Ini, Siswa Terlambat Bakal Dikenai Sanksi
"Hingga hari ini kami perkirakan jumlah siswa yang mendaftar ulang mencapai sekitar 1.000 orang.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/satp-23.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Pendaftaran ulang beasiswa di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) milik Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia resmi ditutup hari ini.
Batas waktu tersebut diberlakukan bagi siswa belum kembali ke asrama usai libur sekolah.
Baca juga: Gubernur Papua Tengah Bagi Laptop Gratis ke Pelajar di Kabupaten Intan Jaya
Kepala Sekolah SATP, Sonianto Kuddi mengatakan, kebijakan ini merupakan bagian dari pembinaan kedisiplinan dan pembentukan karakter siswa agar lebih tertib dan bertanggung jawab ke depannya.
"Anak-anak perlu diedukasi agar lebih disiplin. Ini bagian dari pembentukan karakter, sehingga ke depan mereka tidak mengulangi hal yang sama. Pendaftaran ulang ini disertai konsekuensi bagi yang terlambat,"ujarnya di SATP Jalan Sopoyono, SP 4 Mimika, Papua Tengah, Jumat (23/1/2026).
Ia menjelaskan, siswa terlambat melakukan pendaftaran ulang akan dikenai sejumlah sanksi.
Sanksi itu diantaranya pembatasan aktivitas di luar kompleks SATP serta kewajiban mengikuti program mandiri, seperti membersihkan kamar.
Selain itu, siswa terlambat juga tidak diperkenankan mengajukan izin keluar asrama selama satu semester.
Baca juga: Pembangunan Aula Serbaguna TUYANA Deiyai Hampir Tuntas, Peresmiannya Dalam Waktu Dekat
Sebaliknya, pihak sekolah memberikan apresiasi kepada siswa yang datang tepat waktu.
"Siswa yang lebih awal kembali akan mendapat perlakuan khusus, termasuk kemudahan izin apabila ada keperluan mendesak, seperti kedukaan,"katanya.
Sementara itu, Kepala Asrama SATP Mimika, Wilhelmus Wanmang, menyebutkan total peserta SATP saat ini berjumlah 1.170 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 935 siswa telah melakukan pendaftaran ulang, sementara sekitar 200 siswa lainnya belum hadir.
Baca juga: Info Prakiraan Cuaca Jumat 23 Januari 2026, BMKG Prediksi 17 Wilayah di Mimika Cerah Berawan
"Hingga hari ini kami perkirakan jumlah siswa yang mendaftar ulang mencapai sekitar 1.000 orang. Kami berharap orang tua dan siswa yang berada di Timika dapat hadir sampai pukul 16.00 WIT karena ini merupakan kesempatan terakhir,"tegasnya.
Ia menambahkan, setelah hari ini siswa yang belum melakukan pendaftaran ulang tidak lagi dilayani di SATP dan diwajibkan melapor ke YPMAK untuk menyatakan komitmen melanjutkan sekolah.
Adapun bagi siswa yang berasal dari wilayah pesisir dan belum kembali karena kendala alam, pihak asrama memberikan kebijakan tersendiri.
Baca juga: Pemkab Deiyai Salurkan Mesin Babat dan Bibit Sayur, Ini yang Ditegaskan Bupati Mote
Untuk siswa SD dan SMP di wilayah Timika, pendaftaran ulang dijadwalkan pada 15–17 Januari 2026. Namun, siswa yang tidak hadir pada rentang waktu tersebut masih ditangguhkan hingga hari ini.
"Pendaftaran ulang ini sangat penting agar siswa menyadari bahwa pendidikan di SATP adalah hal serius yang harus dijalani dengan komitmen. Setiap pelanggaran tentu ada konsekuensinya," pungkasnya.
Pihak SATP juga menyampaikan apresiasi kepada YPMAK dan PT Freeport Indonesia atas dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu bagi para siswa. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
INFO TIMIKA
Kabupaten Mimika
Beasiswa YPMAK
Info YPMAK
YPMAK
Siswa SATP
Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP)
| Warga Potowaiburu Manfaatkan Bantuan Jaring Untuk Menambah Penghasilan |
|
|---|
| YPMAK Tinjau Program Kampung Sehat di Aikawapuka, Ini Hasilnya |
|
|---|
| Dinilai Sejalan Visi Pembangunan Daerah, Pemerintah Distrik Mimika Barat Jauh Dukung Program YPMAK |
|
|---|
| Kepala Kampung Boiya Apresiasi Program Kampung YPMAK, Harap Perhatian Pendidikan dan Kesehatan |
|
|---|
| Program Kampung Sehat di Kampung Aindua Dinilai Sangat Membantu, Warga Diminta Manfaatkan Layanan |
|
|---|