Tahun Baru Imlek 2026
Festival Pasar Imlek Perdana di Timika Digadang Jadi Cikal Bakal Timika Fair
“Harusnya hujan, tapi puji Tuhan cuaca sangat mendukung. Banyak orang berdoa supaya acara ini berjalan lancar.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/IMLEK-2026.jpg)
Festival kali ini hanya memanfaatkan lima ruko sehingga ruang bagi pelaku UMKM masih terbatas.
“Banyak sekali UMKM yang ingin ikut, tapi karena tempatnya terbatas, jadi festival ini tergolong kecil. Ke depan kita ingin lebih besar, jangan hanya tiga hari, mungkin seminggu atau bahkan sebulan,” jelasnya.
Baca juga: Kuda Api 2026 Melaju: Memahami Energi Perubahan dan Optimisme di Tahun Baru Imlek
Ia menambahkan, pengembangan acara akan dilakukan secara bertahap. Ke depan, tidak menutup kemungkinan panitia akan mengundang pelaku usaha maupun peserta dari luar daerah seperti Jakarta dan Surabaya.
“Sekarang ini zaman sudah terbuka, zaman media sosial. Apa yang kita buat di sini bisa dilihat sampai luar negeri. Respons yang kita terima juga sangat positif, bahkan ada yang berharap acara ini bisa lebih besar lagi agar mereka bisa ikut berpartisipasi,” tuturnya.
Panitia juga bersyukur karena cuaca selama pelaksanaan acara sangat mendukung, meskipun sebelumnya diprediksi akan turun hujan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Baca juga: Nahkodai Partai Beringin Biak, Markus Mansnembra Targetkan Kejayaan Golkar di Pemilu 2029
“Harusnya hujan, tapi puji Tuhan cuaca sangat mendukung. Banyak orang berdoa supaya acara ini berjalan lancar. Coba bayangkan kalau hujan deras, mungkin orang enggan datang,” katanya.
Pada hari terakhir, panitia menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan menarik seperti pembagian door prize, berbagai atraksi seni, hingga pertunjukan barongsai yang digelar di area outdoor.
Sementara itu, salah satu pedagang kue di stand Pasar Imlek, Yuni, mengaku mulai berjualan sejak hari pertama pembukaan pada, Minggu (15/2/2026).
Baca juga: Pantai Jesbri: Rekomendasi Destinasi Wisata Baru di Kabupaten Nabire
“Saya berjualan di sini sejak Minggu pas Pasar Imlek ini dibuka. Jualan yang dijajakan itu risoles, dan alhamdulillah sejak Minggu hingga Selasa ini ramai dan lumayan pembelinya,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar setiap perayaan Imlek karena antusiasme masyarakat dan jumlah pengunjung dinilai cukup tinggi.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat serta dukungan berbagai pihak, Festival Pasar Imlek di Timika diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan berskala besar di Papua Tengah. (*)