Tahun Baru Imlek 2026
Festival Pasar Imlek Perdana di Timika Digadang Jadi Cikal Bakal Timika Fair
“Harusnya hujan, tapi puji Tuhan cuaca sangat mendukung. Banyak orang berdoa supaya acara ini berjalan lancar.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/IMLEK-2026.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026, Dewan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Mimika menggelar Festival Pasar Imlek di Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Kegiatan Pasar Imlek ini berlangsung selama tiga hari sejak Minggu (15/2/2026) hingga Selasa (17/2/2026), mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIT.
Baca juga: Tiga Pemain Papua Football Academy Ikuti Elite Camp di Austria
Festival tersebut menghadirkan berbagai stand makanan dan minuman, serta partisipasi pelaku usaha, termasuk stand Honda yang mempromosikan produknya.
Ketua PSMTI Kabupaten Mimika, Rusli Gunawan menjelaskan, Festival Pasar Imlek yang pertama kali digelar di Timika ini berlangsung meriah dan mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.
“Sejak hari pertama pelaksanaan, masyarakat tampak antusias memadati lokasi acara,” ujarnya .
Ia menyampaikan rasa syukur karena kegiatan tersebut berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar.
“Semua men-support, mulai dari masyarakat sekeliling. Kita lihat ramai sekali, dan syukur masyarakat yang ada di sekitar sini memaklumi dan mendukung acara kita,” katanya.
Tak hanya masyarakat, dukungan juga datang dari TNI dan Polri yang turut membantu pengamanan serta kelancaran jalannya acara.
Baca juga: Jamin Rasa Aman Warga, Kapolsek Mimika Baru Kunjungi Pos Peka
Antusiasme warga disebut menjadi energi positif tersendiri bagi panitia.
Festival Pasar Imlek ini menjadi yang pertama kali digelar di Timika. Penyelenggara berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
“Ini pertama kali kita adakan. Kita harapkan setelah yang pertama ini ada yang kedua, ketiga, dan seterusnya,” ucapnya.
Lebih jauh, festival ini digadang-gadang menjadi cikal bakal event berskala lebih besar, seperti Jakarta Fair di Indonesia bagian barat.
Baca juga: Tim Gabungan Amankan Miras Lokal di Pomako, Pemiliknya Dua Perempuan Ini
“Kalau Jakarta Fair semua orang tahu di Indonesia bagian barat. Indonesia bagian timur di mana? Mengapa tidak Timika? Siapa tahu nanti berkembang,” ungkapnya optimistis.
Meski demikian, panitia mengakui masih terdapat sejumlah keterbatasan, terutama dari sisi lokasi.