Selasa, 21 April 2026

Kabupaten Mimika

Pemkab Mimika Bahas Layanan Air Bersih Bersama PT Air Minum Jayapura

“Saya melihat sekitar 14 ribu sambungan rumah atau lebih dari 50 persen masyarakat sudah pernah menikmati layanan air hingga Juni 2025.

Tayang:
zoom-inlihat foto Pemkab Mimika Bahas Layanan Air Bersih Bersama PT Air Minum Jayapura
TribunPapuaTengah.com/Feronike Rumere
RAPAT- Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar rapat dan presentasi terkait pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di ruang rapat Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Selasa (24/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Mimika membahas rencana pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) oleh BUMD bersama PT Air Minum Jayapura dalam rapat yang digelar di Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Selasa (24/2/2026).
  • Hingga 2025, sebanyak 14.676 sambungan rumah telah terpasang, namun dukungan masyarakat dinilai menjadi tantangan dalam optimalisasi layanan air bersih.

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar rapat dan presentasi terkait pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di ruang rapat Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan dimulai pukul 09.30 WIT hingga 13.25 WIT ini menghadirkan presentasi dari Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi serta jajaran Perusahaan Air Minum Jayapura.

Baca juga: Talk Show Kadin Papua Tengah Bahas Sejumlah Strategi Kebangkitan Ekonomi

Hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, Pj Sekda Mimika Abraham Kateyau, Ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau, Direktur Utama PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) Dr. H. Entis Sutisna, SE, MM, perwakilan PT Freeport Indonesia, Unicef, Dinas Kesehatan, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

Dalam pemaparannya, pihak Perusahaan Air Minum Jayapura menguraikan sistem pelayanan air bersih di berbagai wilayah Jayapura sebagai referensi pengelolaan bagi Kabupaten Mimika. Bupati Mimika Johannes Rettob turut memberikan tanggapan atas setiap materi yang dipresentasikan.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Umbra mengatakan, pelayanan air bersih merupakan salah satu indikator dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Namun menurutnya, aspek nonteknis seperti dukungan dan partisipasi masyarakat juga menjadi tantangan utama.

“Saya melihat sekitar 14 ribu sambungan rumah atau lebih dari 50 persen masyarakat sudah pernah menikmati layanan air hingga Juni 2025. Catatannya, faktor nonteknis seperti dukungan masyarakat untuk menjaga dan memelihara jaringan masih menjadi tantangan,” ujarnya.

Baca juga: Wahana Visi Indonesia dan PASTI-Papua Gandeng Dinkes Mimika Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu

Ia menambahkan, hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2022 telah ditindaklanjuti pemerintah daerah bersama PT Freeport Indonesia, dan kini pembahasan meningkat hingga ke level provinsi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Mimika Inosensius Yoga Pribadi menjelaskan, secara teknis infrastruktur air minum di Timika telah dibangun dengan kapasitas memadai. 

Untuk wilayah datar, distribusi air dilakukan menggunakan sistem pompa sehingga membutuhkan lembaga khusus dengan perhitungan ekonomi yang matang agar pengelolaan dan penetapan tarif dapat berjalan optimal.

Baca juga: Liga 4 PSSI Papua Tengah Tetap Berjalan di Tengah Protes, AFA: Karena Ini Ajang Pemersatu!

Ia memaparkan, infrastruktur SPAM yang telah dibangun antara lain bangunan intake dengan kapasitas bak penampung 90 meter kubik dan empat pompa berkapasitas masing-masing 50 liter per detik.

Selain itu, hingga Tahun Anggaran 2025, progres pembangunan jaringan distribusi air minum telah mencapai ratusan kilometer dengan total 14.676 sambungan rumah terpasang.

Baca juga: Jasad Perempuan Paruh Baya Ditemukan Gantung Diri di Dalam Kios, Warga Pasar Doyo Baru Sentani Heboh

Sekadar informasi, Pemkab Mimika tengah mendorong pengelolaan SPAM oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). 

Sebelumnya, Dinas PUPR Mimika juga difasilitasi Unicef untuk melakukan kunjungan ke Perusahaan Air Minum Jayapura guna mempelajari sistem pengelolaan air bersih di Kota Jayapura sebagai bahan referensi penerapan di Mimika. (*) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved