Jumat, 8 Mei 2026

Jelang Idul Fitri di Papua Tengah

Sambut Idul Fitri, Pasar Murah Disperindag di Gedung Eme Neme Yauware Diserbu Warga Timika

Pemkab Mimika berkomitmen hadir secara nyata untuk meringankan beban ekonomi warga melalui program subsidi distribusi pangan.

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Sambut Idul Fitri, Pasar Murah Disperindag di Gedung Eme Neme Yauware Diserbu Warga Timika
TribunPapuaTengah.com/Feronike Rumere
PASAR MURAH - Warga mengantre membeli bahan pokok pada kegiatan pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan di halaman Gedung Eme Neme Yauware, Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (17/3/2026). Foto:Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere. 

Ringkasan Berita:
  • Disperindag Mimika menggelar operasi pasar murah di Gedung Eme Neme Yauware guna menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Idulfitri 2026, Selasa (17/3/2026). 
  • Ratusan warga rela mengantre sejak pagi untuk mendapatkan komoditas beras, telur, dan bawang dengan harga di bawah pasar. 
  • Pemkab menjadwalkan aksi serupa di titik lain guna menekan laju inflasi dan membantu daya beli masyarakat.

 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA -  Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika menggelar operasi pasar murah di halaman Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Mimika, Papua Tengah, Selasa (17/3/2026).

Pasar murah ini bertujuan untuk mengendalikan laju inflasi daerah dan menjaga stabilitas pasokan bahan pokok menjelang Idul Fitri 2026.

Tampak ratusan warga mulai memadati lokasi sejak pukul 07.00 WIT untuk berburu komoditas esensial dengan harga terjangkau.

Komoditas yang ditawarkan meliputi beras premium, telur ayam, bumbu dapur, minyak goreng, hingga sayuran segar.

Baca juga: Jelang Puncak Mudik Idul Fitri 2026, Wakapolda Papua Tengah Pantau Kesiapan di Bandara Nabire

Intervensi pasar ini dilakukan untuk meredam spekulasi harga yang sering terjadi akibat peningkatan permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

Antusiasme tinggi masyarakat menyebabkan stok barang kebutuhan pokok ludes dalam waktu kurang dari empat jam.

Hingga pukul 10.36 WIT, komoditas paling diburu seperti beras, telur, dan bawang dilaporkan habis terjual oleh panitia pelaksana.

Kehadiran pasar murah ini memberikan margin harga yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan harga di pasar tradisional maupun ritel modern.

Baca juga: Polda Papua Tengah Musnahkan 100 Gram Sabu, Tersangka Terancam Hukuman Berat

Harga telur ayam dipatok Rp55 ribu per rak, sementara bawang merah dan bawang putih dijual Rp30 ribu per kilogram.

Penghematan biaya belanja ini dinilai sangat membantu rumah tangga dalam mengelola anggaran keuangan keluarga di tengah masa persiapan hari raya.

Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Mimika Santi Sondang memastikan bahwa kualitas barang yang disalurkan tetap memenuhi standar konsumsi yang baik.

Pengawasan distribusi dilakukan secara ketat di lapangan agar tidak terjadi praktik penimbunan oleh oknum tertentu selama kegiatan berlangsung

Baca juga: Jelang Libur Panjang Idul Fitri 2026, Penumpang di Bandara Sentani Tembus 6.000 Orang Per Hari

Pemkab Mimika berkomitmen hadir secara nyata untuk meringankan beban ekonomi warga melalui program subsidi distribusi pangan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved